Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Diskon Pertalite, Pertamina Masih Bahas Lokasinya

Indonesia terus dipacu untuk beralih menggunakan energi bersih mengacu pada peraturan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 14 September 2020  |  15:44 WIB
Pengendara mengisi bahan bakar di SPBU, di Jakarta, Senin (9/4/2018). - JIBI/Dwi Prasetya
Pengendara mengisi bahan bakar di SPBU, di Jakarta, Senin (9/4/2018). - JIBI/Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA - PT Pertamina (Persero) masih mengkaji daaerah yang akan diujicoba untuk mengalihkan penggunaan Premium ke Pertalite dengan program pemberian diskon.

VP Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman menjelaskan bahwa, untuk program diskon harga Pertalite tersebut nantinya menyesuaikan dengan aturan yang ada di masing-masing pemerintah daerah seperti penentuan pajak yang berbeda-beda.

"Masih dilakukan koordinasi dengan pemerintah pusat maupun pemda setempat. Seputaran Jawa dan Bali," katanya kepada Bisnis, Senin (14/9/2020).

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif mengatakan akan ada empat daerah yang akan diujicoba untuk penerapan pergantian dari penggunaan bahan bakar minyak jenis premium ke pertalite.

Arifin mengatakan Indonesia terus dipacu untuk beralih menggunakan energi bersih mengacu pada peraturan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Salah satu upaya yang ditempuh adalah mendorong masyarakat beralih dari penggunaan BBM jenis premium ke pertalite. Arifin menjelaskan, salah satu dukungan tersebut seperti aksi korporasi yang dilakukan Pertamina di Bali dengan memberikan diskon khusus untuk pertalite yang dijual dengan harga premium.

Ke depannya, Arifin menyebut bakal mengimplementasikan program itu secara bertahap di Pulau Jawa, Madura, dan Bali.

"Selain Bali, ada 4 daerah lagi ujicoba Pertalite menggantikan Premium," jelasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pertamina Pertalite
Editor : Amanda Kusumawardhani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top