Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bioskop akan Dibuka, Kapasitas Angkutan Umum Bakal Ditambah

Kemenhub sedang membahas kemungkinan penambahan kapasitas penumpang dalam angkutan umum kendati saat ini masih mengacu pada aturan lama.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 27 Agustus 2020  |  16:59 WIB
Sejumlah karyawan menunggu angkutan umum di kawasan Sudirman Jakarta Pusat Selasa (25/2/2020). JIBI/Bisnis - Anya Dhyaksa
Sejumlah karyawan menunggu angkutan umum di kawasan Sudirman Jakarta Pusat Selasa (25/2/2020). JIBI/Bisnis - Anya Dhyaksa

Bisnis.com, JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta mempertimbangkan untuk membuka kembali layanan bioskop, sementara pemerintah masih membahas mengenai kemungkinan peningkatan kapasitas maksimal penumpang angkutan umum di masa pandemi Covid-19.

Juru Bicara Menteri Perhubungan Adita Irawati mengatakan kapasitas angkutan umum hingga saat ini masih merujuk pada Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) No. 41/2020 dan SE Gugus Tugas yang sudah berubah menjadi Satuan Tugas.

"Untuk kemungkinan pelonggaran perlu dibahas bersama stakeholders terkait terutama Satgas Penanganan Covid-19. Dalam beberapa pertemuan sudah dibicarakan, tetapi belum ada keputusan," ujarnya kepada Bisnis.com, Kamis (27/8/2020).

Permenhub No. 41/2020 tentang perubahan atas Permenhub No. 18/2020 tentang pengendalian transportasi dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19 tersebut mengatur mengenai batasan kapasitas maksimal angkutan umum.

Aturan ini diperinci ke masing-masing moda, yakni darat, laut, kereta api, dan udara. Adapun untuk moda darat, bagi angkutan AKAP, AKDP, AJAP, angkutan pariwisata, dan angkutan lintas batas negara, sebenarnya secara otomatis dapat meningkatkan load factor maksimal ketika sudah memasuki fase III, menjadi maksimal 85 persen. Hanya saja fase III ini tidak dirinci kapan dilaksanakannya.

Di sisi lain, penentuan kapasitas maksimal angkutan umum ini disebut turut bergantung pada permintaan atau demand dari pengguna angkutan umum tersebut.

"Ya permintaan juga salah satu aspirasi yang harus didengar dari stakeholders tapi untuk memutuskan tentu Kementerian Perhubungan tidak bisa sendirian," jelas Adita.

Pihaknya lalu menegaskan akan memperhatikan perkembangan situasi ke depan. Pasalnya, Kemenhub juga tengah bekerja sama dengan perguruan tinggi untuk melakukan riset salah satunya soal kapasitas penumpang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

transportasi Kemenhub
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

BisnisRegional

To top