Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Di Tengah Covid-19, Pembangunan Hunian Layak Tetap Semangat

Kementerian PUPR terus memacu perealisasi Program Sejuta Rumah meskipun kondisi seluruh aspek tengah tertekan pandemo Covid-19.
Yanita Petriella
Yanita Petriella - Bisnis.com 26 Agustus 2020  |  14:12 WIB
Deretan hunian berdiri di perumahan di kawasan Nanjung, Kabupaten Bandung, Jawa Barat./Bisnis - Rachman
Deretan hunian berdiri di perumahan di kawasan Nanjung, Kabupaten Bandung, Jawa Barat./Bisnis - Rachman

Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus mendorong para pemangku kepentingan bidang perumahan untuk lebih bersemangat dalam membangun hunian yang layak bagi masyarakat di masa pandemi Covid-19 ini.

Hal itu dilaksanakan guna menjaga masyarakat untuk tinggal di rumah yang layak huni dan sehat sekaligus mendukung pemulihan perekonomian nasional saat ini.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam arahannya terkait program perumahan di era adaptasi kebiasaan baru ini di antaranya percepatan penyerapan dana APBN, target penyerapan padat karya tunai 100 persen pada September 2020, kontrak paket pembangunan perumahan yang sedang dilelang, optimalisasi belanja dan perjalanan dinas, pemulihan ekonomi nasional di sektor perumahan serta percepatan pencapaian Program Sejuta Rumah.

“Program Sejuta Rumah merupakan upaya pemerintah untuk menyediakan hunian layak bagi masyarakat,” ujarnya melalui siaran pers pada Rabu (26/8/2020).

Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid menyatakan pihaknya akan tetap mendorong program pembangunan perumahan meskipun pandemi Covid-19 saat ini masih berlangsung.

Program sejuta rumah merupakan salah satu bentuk intervensi pemerintah guna mendukung pemulihan perekonomian nasional.

"Kami tetap mendorong program pembangunan perumahan meskipun pandemi Covid-19 saat ini masih berlangsung. Program sejuta rumah merupakan salah satu bentuk intervensi pemerintah guna mendukung pemulihan perekonomian nasional," ujarnya.

Khalawi menuturkan tema yang diangkat pada peringatan Hapernas tahun 20202 ini adalah Rumah#1 (Rumah Pertama).

Melalui Rumah#1, pemerintah ingin agar setiap warga negara Indonesia memiliki rumah pertama yang layak huni.

Rumah yang sesuai impian setiap individu dalam mewujudkan keluarga-keluarga Indonesia yang sejahtera. Pembangunan perumahan yang di dukung dengan infrastruktur yang baik merupakan bentuk kolaborasi yang tepat guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perumahan Kementerian PUPR
Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

BisnisRegional

To top