Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Prospek Pajak Makin Suram, Penerimaan per Juli Kontraksi 14,7 Persen

Data Kementerian Keuangan menunjukkan kinerja penerimaan pajak pusat sampai Juli 2020 mencapai Rp601 triliun atau terkontraksi 14,7 persen dibandingkan dengan Juli tahun lalu.
Edi Suwiknyo
Edi Suwiknyo - Bisnis.com 24 Agustus 2020  |  16:28 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani (kanan) bersama dengan Direktur Jenderal Pajak (DJP) Suryo Utomo (kiri) menjawab pertanyaan wartawan usai melakukan pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan di Kantor DJP, Jakarta, Selasa (10/3/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Menteri Keuangan Sri Mulyani (kanan) bersama dengan Direktur Jenderal Pajak (DJP) Suryo Utomo (kiri) menjawab pertanyaan wartawan usai melakukan pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan di Kantor DJP, Jakarta, Selasa (10/3/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA - Kinerja penerimaan pajak belum juga menunjukkan pergerakan yang positif meski pemerintah mengklaim perekonomian mulai terjadi pembalikan ke arah pemulihan.

Data Kementerian Keuangan menunjukkan kinerja penerimaan pajak pusat sampai Juli 2020 mencapai Rp601 triliun atau terkontraksi 14,7 persen dibandingkan dengan Juli tahun lalu.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa kinerja penerimaan pajak memang terus tertekan, hal ini disebabkan oleh kinerja pemulihan ekonomi pada 2020 belum terlalu optimal.

"Penerimaan pajak ini tekanan sangat luar biasa keras terutama yang PPh 21 dan itu sudah bulan Juli ini terlihat banyak sekali yang mengalami tekanan," kata Sri Mulyani, Senin (24/8/2020).

Sri Mulyani menjabarkan kinerja penerimaan pajak Juli ini ditopang oleh penerimaan PPh migas tercatat sebesar Rp19,8 triliun dan pajak non migas nya Rp582 triliun.

Sementara jika dilihat per jenis pajaknya, hampir semua jenis pajak mengalami tekanan yang cukup serius. Salah satu jenis pajak yang terkontraksi cukup dalam adalah PPN yang pertumbuhannya minus 12 persen.

"Kita lihat pergerakan nilai tambah ini dengan adanya covid-19 mengalami perlemahan. Jadi penerimaan pajak Juli terjadi kontraksi 14,7 persen," jelasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sri mulyani penerimaan pajak
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top