Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Waspada! Pasar Properti Primer dan Sekunder Masih Tertekan

Kondisi pasar properti primer dan sekunder masih tertekan sepanjang tahun ini seiring dengan upaya saling banting harga karena minat pembeli masih rendah.
Yanita Petriella
Yanita Petriella - Bisnis.com 23 Agustus 2020  |  17:27 WIB
Foto udara perumahan di Kawasan Ciwastra, Bandung, Jawa Barat, Rabu (17/6/2020). Bisnis - Rachman
Foto udara perumahan di Kawasan Ciwastra, Bandung, Jawa Barat, Rabu (17/6/2020). Bisnis - Rachman

Bisnis.com, JAKARTA - Pasar properti primer dan sekunder tengah tertekan di sepanjang tahun ini.

Commercial and Business Development Director AKR Land Alvin Andronicus mengatakan pasar properti sekunder beberapa tahun belakangan ini dalam kondisi stagnan dan saling banting harga karena pasar penjual lebih banyak dari pasar pembeli.

"Harga pun saling bersaing untuk cepat terjual dengat harga serendah-rendahnya," ujarnya kepada Bisnis.com, Minggu (23/8/2020).

Pasar primer yang ditawarkan oleh para pengembang pun menghadapi problem yang sama. Hal itu karena pada umumnya dibutuhkan pasar adalah properti yang ready stock siap huni.

Pasar primer yang masih preproject selling yang masih tahap pembangunan tetap bisa terjual jika berada di kawasan full fasilitas dan akses mudah masih ada pasarnya tetapi dengan rentang harga di bawah Rp2 miliar atau bahkan di bawah Rp1 miliar.

"Strategi pada umumnya berupa kemudahan cara bayar, extra gimmick dan kerja sama dengan bank pemberi KPR yang dapat diangsur jangka panjang hingga 20 tahun atau lebih," tutur Alvin.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

properti akr land
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top