Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Genjot Distribusi, Widodo Makmur Unggas Gandeng Agretail.id

PT Widodo Makmur Unggas (WMU) menggandeng Agretail.id sebagai bagian dari upaya perseroan menjadi perusahaan peternakan ayam yang terintegrasi secara vertikal untuk memenuhi permintaan bahan pangan berbasis protein hewani.
Ilman A. Sudarwan
Ilman A. Sudarwan - Bisnis.com 15 Agustus 2020  |  10:06 WIB
Ilustrasi - Peternak memanen telur di sentra budidaya burung puyuh di Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan, Banten, Senin (27/2). - Antara/Nunung Purnomo
Ilustrasi - Peternak memanen telur di sentra budidaya burung puyuh di Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan, Banten, Senin (27/2). - Antara/Nunung Purnomo

Bisnis.com, JAKARTA – PT Widodo Makmur Unggas (WMU) dan PT Retail Komoditas Nusantara (Agretail.id) menandatangani perjanjian kerja sama (MoU) untuk distribusi di 150 Kota/Kabupaten se-Indonesia.

Hal ini sesuai dengan rencana pengembangan usaha WMU sebagai perusahaan peternakan ayam yang terintegrasi secara vertikal untuk memenuhi permintaan terhadap bahan pangan berbasis protein hewani untuk seluruh rakyat Indonesia.

Direktur Pemasaran WMU Tri Mahawijaya Herlambang mengatakan kerja sama ini merupakan strategi untuk memperluas jaringan pasar dan distribusi di Indonesia.

“Kecepatan pertumbuhan distribusi yang terintegrasi dan dioptimalisasi dengan teknologi diharapkan dapat meningkatkan efisiensi yang dampaknya akan dirasakan oleh peternak dan tentunya konsumen,” katanya melalui keterangan resmi, Jumat (14/7/2020).

Dia menegaskan, Agretail.id memiliki rekam jejak yang baik dalam membangun petani serta peternak hebat yang berekonomi kuat melalui teknologi. Hal itu sejalan dengan misi WMU untuk menjadi jembatan antara kesejahteraan petani dan peternak di Indonesia.

WMU yang merupakan perusahaan berbasis di Jakarta kini memiliki beberapa lokasi fasilitas yang tersebar di Pulau Jawa. Unit-unit bisnis WMU meliputi breeding farm, hatchery, commercial broiler farm, commercial layer farm, slaughter house, dan feedmill.

Sebelumnya, WMU juga menandatangani nota kerja sama dan surat perintah kerja dengan afiliasi Fuji Electric Group asal Jepang untuk membangun pabrik pakan di Ngawi senilai Rp650 miliar. Adapun, kapasitas produksi pabrik sebanyak 140 ton per jam.

Dia mengatakan pembangunan pabrik ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pakan unggas WMU. Inisiasi-inisiasi strategis tesebut, lanjutnya, akan terus dilakukan oleh WMU untuk memperkuat posisinya di industri unggas nasional.

WMU merupakan anak perusahaan PT Widodo Makmur Perkasa (WMP) yang bergerak di bidang peternakan ayam terintegrasi vertikal. “WMU berkomitmen menyediakan produk pangan hewani untuk seluruh masyarakat dengan memaksimalkan kualitas produk dan pelayanan yang terjangkau,” ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

unggas peternak ayam
Editor : Ropesta Sitorus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top