Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Organda: Arus Mudik Iduladha Didominasi Angkutan Pribadi

Masyarakat dinilai masih lebih percaya menggunakan kendaraan pribadi ketimbang angkutan umum terutama moda darat.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 02 Agustus 2020  |  18:09 WIB
Ilustrasi - Proyek Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek II atau Japek Elevated. - Bisnis/Jasa Marga
Ilustrasi - Proyek Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek II atau Japek Elevated. - Bisnis/Jasa Marga

Bisnis.com, JAKARTA - Organda menyebut mudik Iduladha lebih didominasi kendaraan pribadi, kenaikan okupansi angkutan umum masih belum optimal.

Ketua DPP Organda Adrianto Djokosoetono mengatakan sejauh ini informasi yang terkumpul memang ada peningkatan aktivitas di terminal Jabodetabek mayoritas menuju timur. Demikian juga beberapa kota besar ke daerah pusat mudik. 

"Namun, peningkatan ini belum cukup untuk mencapai jumlah optimal atau normal karena sebagian besar masih menggunakan kendaraan pribadi dan kendaraan tidak resmi," katanya kepada Bisnis, Minggu (2/8/2020).

Menurutnya jumlah penumpang pada moda darat masih terlalu lebar perbedaan jumlahnya antara yang berangkat dan pulang. Dengan demikian, muatan balik masih lebih sedikit.

Selain itu, kapasitas penumpang pun masih dibatasi sesuai aturan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) paling banyak mengangkut 70 persen kapasitas.

"Paling tinggi pun dibatasi sesuai aturan Kemenhub masa PSBB transisi," imbuhnya.

Dia juga mengakui masyarakat masih lebih percaya menggunakan kendaraan pribadi ketimbang angkutan umum terutama moda darat.

Hal ini terbukti adanya lonjakan kendaraan di tol Jakarta-Cikampek ke arah timur dan saat pola arus balik kembali ke Jakarta pun. Demi arus balik, Kepolisian pun menyiapkan contraflow di tol Japek menuju Jakarta.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Info Mudik organda idul adha
Editor : Yustinus Andri DP
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top