Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Begini Sederet Skema Pembiayaan untuk Pangkas Backlog Perumahan

Pemerintah telah memberi berbagai stimulus untuk mendongkrak sektor perumahan.
Yanita Petriella
Yanita Petriella - Bisnis.com 30 Juli 2020  |  11:28 WIB
Pekerja beraktivitas di proyek perumahan bersubsidi, di Bogor, Jawa Barat, Senin (4/9). - JIBI/Nurul Hidayat
Pekerja beraktivitas di proyek perumahan bersubsidi, di Bogor, Jawa Barat, Senin (4/9). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA — Pemerintah menggelontorkan berbagai skema kredit pemilikan rumah bersubsidi untuk memudahkan masyarakat utamanya yang berpenghasilan rendah memiliki hunian.

Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Kementerian PUPR Eko D. Heripoerwanto mengatakan bahwa skema yang sudah digelontorkan antara lain subsidi selisih bunga (SSB), fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP), dan bantuan pembiayaan perumahan berbasis tabungan (BP2BT). Skema itu, diluncurkan untuk mendongkrak industri perumahan bersubsidi di Tanah Air.

"Pemerintah punya RPJMN [rencana pembangunan jangka menengah] dan renstra [rencana strategis] menginginkan ada peningkatan rumah tangga layak huni sebelumnya 58 persen jadi 70 persen. Ini juga termasuk backlog 11 juta rumah tangga, termasuk rumah tangga baru," ujarnya, Rabu (29/7/2020).

Keberadaan skema-skema tersebut diharapkan dapat memulihkan ekonomi secara nasional yang berasal dari sektor perumahan.

Pihaknya meyakini bahwa langkah strategis tersebut akan mempercepat pemulihan sektor perumahan yang juga akan berpengaruh pada ekonomi nasional.

Hingga kini, pemerintah telah memberi berbagai stimulus untuk mendongkrak sektor perumahan. Stimulus tersebut diberikan untuk mengurangi angka backlog perumahan di Indonesia sekaligus mengakselerasi program pemulihan ekonomi nasional.

"Ada intenvensi tidak langsung untuk 6 juta rumah tangga dan secara langsung untuk 5 juta rumah tangga," kata Eko.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

backlog perumahan rumah bersubsidi
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top