Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pemerintah Jamin 80 Persen Kredit Usaha bagi Sektor Padat Karya

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan pemerintah menanggung jaminan modal kerja sebesar 80 persen dan 20 persen bagi perbankan sebagai stimulus pemulihan ekonomi.
Edi Suwiknyo
Edi Suwiknyo - Bisnis.com 29 Juli 2020  |  09:22 WIB
Pekerja menyelesaikan produksi sepatu untuk ekspor. - JIBI/Wahyu Darmawan
Pekerja menyelesaikan produksi sepatu untuk ekspor. - JIBI/Wahyu Darmawan

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah memberikan penjaminan kredit korporasi hingga 80 persen dari total kredit bagi sektor prioritas, yakni industri padat karya. 

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan pemerintah menanggung jaminan modal kerja sebesar 80 persen dan 20 persen bagi perbankan sebagai stimulus pemulihan ekonomi.

"Namun, tetap memperhatikan moral hazard dari sisi perbankan," ujar Sri Mulyani, Rabu (29/7/2020).

Sementara itu, dia menambahkan penjaminan untuk sektor lainnya sebesar 60 persen dan 40 persen. Dia menegaskan penjaminan ini untuk kredit modal kerja, bukan untuk investasi sehingga sifatnya jangka pendek.

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkap dalam proses meracik kebijakan ini, hal yang disoroti adalah berbagi risiko antara pemerintah dan perbankan.

"Ibu Menteri Keuangan akhirnya mau meningkatkan penjaminan sektor prioritas dari 60:40 menjadi 80:20," kata Airlangga.

Dengan demikian, penjaminan dan risiko perbankan akhirnya sudah tertangani. Dia berharap program ini dapat memicu geliat sektor prioritas, terutama padat karya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sri mulyani padat karya Penjaminan Kredit
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top