Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Google: Pengenaan PPh OTT Asing Perlu Diselaraskan dengan Norma Internasional

Saat ini, negara-negara di dunia tengah melakukan pembahasan terkait dengan pengenaan PPh terhadap perusahaan-perusahaan digital.
Rahmad Fauzan
Rahmad Fauzan - Bisnis.com 27 Juli 2020  |  23:03 WIB
Kantor Google di Jakarta, Indonesia. JIBI/BISNIS - Syaiful Milah
Kantor Google di Jakarta, Indonesia. JIBI/BISNIS - Syaiful Milah

Bisnis.com, JAKARTA - Google menilai pengenaan Pajak Penghasilan (PPh) terhadap perusahaan digital atau over-the-top (OTT) di setiap negara bermanfaat jika selaras dengan norma-norma internasional, termasuk Indonesia.

Head of Corporate Communications, Google Indonesia Jason Tedjasukmana mengatakan perusahaan teknologi asal Amerika Serikat tersebut mendukung reformasi pajak internasional melalui Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD).

"Google mendukung reformasi pajak internasional melalui OECD dan mengharapkan agar pemerintah berupaya melalui forum-forum multilateral untuk mencapai kesepakatan mengenai alokasi hak perpajakan," ujar Jason kepada Bisnis, Senin (27/7/2020).

Sebelumnya, pemerintah Indonesia akhirnya memutuskan untuk mengikuti konsensus global terkait dengan kebijakan-kebijakan mengenai pengenaan Pajak Penghasilan (PPh) terhadap perusahaan-perusahaan digital.

Keputusan tersebut tertera dalam komentar tertulis Pemerintah Indonesia kepada pemerintah Amerika Serikat atas investigasi yang dilakukan pihak Negeri Paman Sam atas pajak pelayanan digital yang sempat mencuat ke publik beberapa waktu lalu.

Di dalam komentar tersebut tertulis Indonesia kembali mengafirmasi komitmen untuk mengikuti konsensus global. Implementasi pajak transaksi elektronik pun masuk ke dalam konsensus global.

Pemerintah mengatakan Indonesia terbuka untuk melakukan dialog dengan seluruh pemangku kepentingan terkait untuk pembahasan kebijakan tersebut di mana konklusi positif dari investigasi ini adalah langkah penting atas upaya yang sedang ditempuh.

Saat ini, negara-negara di dunia dalam Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) tengah melakukan pembahasan terkait dengan pengenaan PPh terhadap perusahaan-perusahaan digital.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

google pph pajak digital
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top