Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Menteri Arifin Klaim Penggunaan Energi dari Sampah Bisa Lebih Hemat

Menteri ESDM Arifin Tasrif mengatakan bahwa olahan sampah atau refuse-derived fuel (RDP) yang pada hari ini diresmikan di Cilacap, Jawa Tengah bisa menjadi substitusi energi yang lebih hemat dibandingkan dengan batu bara.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 21 Juli 2020  |  17:21 WIB
Limbah di gudang Alala Recycling, pengolahan sampah plastik jenis polyethylene terephtalate (PET) di Kabupaten Bogor. Siap diolah menjadi berjuta rupiah.
Limbah di gudang Alala Recycling, pengolahan sampah plastik jenis polyethylene terephtalate (PET) di Kabupaten Bogor. Siap diolah menjadi berjuta rupiah.

Bisnis.com, JAKARTA – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif menyebutkan bahwa penggunaan energi alternatif dari olahan sampah bisa lebih hemat dibandingkan dengan bahan bakar konvensional.

Arifin mengatakan bahwa olahan sampah atau refuse-derived fuel (RDP) yang pada hari ini diresmikan di Cilacap, Jawa Tengah bisa menjadi substitusi energi yang lebih hemat dibandingkan dengan batu bara.

"300.000 per ton atau sekitar US$20 dolar, lebih murah dari batu bara yang US$40-US$50 dolar per ton," katanya pada Selasa (21/7/2020).

Selain itu, Arifin mengatakan bahwa berdasarkan studi ringkas, penggunaan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi bisa menggantikan penggunaan batu bara sebesar 3 persen.

Selain itu, pembakaran pada RDF bisa mencapai 2.000 derajat celcius, tidak kalah baik dibandingkan dengan penggunaan batu bara.

"Akan sangat membantu lebih murah dari batu bara," ungkapnya.

Sekadar informasi, RDF merupakan bahan bakar alternatif pengganti batu bara yang dapat diumpankan di klink pabrik semen ataupun sebagai co-firing di pembangkit listring tenaga uap.

Dalam waktu dekat, akan segera direalisasikan kerja sama pemanfaatan co-firing itu oleh Kementerian PUPR bekerja sama dengan Kementerian ESDM dan PT Indonesia Power.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pembangkit listrik sampah
Editor : David Eka Issetiabudi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top