Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Chatib Basri: Padat Karya Tunai Bisa Membantu Tekan Angka Pengangguran

Program pemulihan di sisi masyarakat tidak hanya dilakukan dengan cash transfer atau bantuan langsung tunai. Solusinya cepatnya adalah padat karya tunai.
Hadijah Alaydrus
Hadijah Alaydrus - Bisnis.com 20 Juli 2020  |  11:53 WIB
Presiden Joko Widodo (tengah) didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono (kiri) mengunjungi pembangunan jalan program padat karya tunai di Kampung Kokoda, Distrik Sorong Manoi, Sorong, Papua Barat Jumat (13/4/2018). - Antara/Yulius Satria Wijaya
Presiden Joko Widodo (tengah) didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono (kiri) mengunjungi pembangunan jalan program padat karya tunai di Kampung Kokoda, Distrik Sorong Manoi, Sorong, Papua Barat Jumat (13/4/2018). - Antara/Yulius Satria Wijaya

Bisnis.com, JAKARTA - Mantan menteri keuangan Chatib Basri mengungkapkan program padat karya tunai dapat membantu mengurangi pengangguran jika pendemi Covid-19 mulai reda.

Menurutnya, program pemulihan di sisi masyarakat tidak hanya dilakukan dengan cash transfer atau bantuan langsung tunai. Solusinya adalah padat karya tunai. Chatib mengaku pernah menerapkan hal ini pada 2013.

"[Tapi] Jangan pekerjaan yang sophisticated, cukup bangun jalan di desa, membersihkan selokan," ujar Chatib, Senin (20/7/2020).

Jika program ini sudah berjalan dan pemulihan mulai berjalan, baru pemerintah bisa mengelontorkan insentif pajak bagi korporasi.

"Kalau level yang sudah tinggi baru kita bicara di level company, tax incentives baru bisa jalan," ungkapnya.

Dengan bantuan ini, korporasi diharapkan dapat melakukan ekspansi usaha dan membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat. Dia menambahkan kebijakan diskon untuk maskapai dan hotel baru bisa berjalan jika kondisi udah normal dan pemulihan ekonomi sudah berjalan stabil.

Namun, Chatib mengingatkan agar pemerintah harus terus meninjau kembali kebijakan-kebijakan yang sudah dan akan diterapkan mengingat kondisi yang cepat berubah.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pengangguran padat karya
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top