Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pandemi Covid-19, Tak Surutkan Ekspor Indonesia ke Swiss

Dalam 5 bulan pertama, yaitu Januari—Mei 2020, ekspor Indonesia melonjak 284 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.
Zufrizal
Zufrizal - Bisnis.com 15 Juli 2020  |  00:21 WIB
Dubes RI untuk Swiss dan Liechtenstein Muliaman Hadad (ketiga dari kiri), Menteri Tenaga Kerja RI Hanif Dhakiri (keempat dari kiri, dan Departemen Federal Bidang Ekonomi, Pendidikan, dan Penelitian Konfederasi Swiss Guy Parmelin (kelima dari kiri). - dok. Kemenaker
Dubes RI untuk Swiss dan Liechtenstein Muliaman Hadad (ketiga dari kiri), Menteri Tenaga Kerja RI Hanif Dhakiri (keempat dari kiri, dan Departemen Federal Bidang Ekonomi, Pendidikan, dan Penelitian Konfederasi Swiss Guy Parmelin (kelima dari kiri). - dok. Kemenaker

Bisnis.com, JAKARTA — Ekspor Indonesia ke Swiss melonjak tajam pada masa pandemi ketika banyak negara yang menurunkan volume ekspor impornya karena perhatian terpusat pada penanganan Covid 19.

Dalam 5 bulan pertama, yaitu Januari—Mei 2020, ekspor Indonesia melonjak 284 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Data Swiss Federal Customs Administration, seperti dikutip dari siaran pers KBRI di Bern, Selasa (14/7/2020), menunjukkan bahwa peningkatan terbesar terjadi pada April dan Mei dengan peningkatan ekspor Indonesia sebesar 670 persen untuk April dan 404 persen untuk Mei 2020 dibandingkan dengan bulan yang sama 2019.

Kopi dan minyak atsiri adalah di antara produk Indonesia yang mengalami kenaikan ekspor lumayan besar.

Kenaikan ekspor Indonesia ke Swiss terbesar terjadi pada Maret 2020 bila dibandingkan dengan bulan sebelumnya yaitu untuk produk tekstil rajutan, kopi, suku cadang mesin, mebel, minyak atsiri dan kimia organik. Namun, bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, ekspor Indonesia ke Swiss yang memiliki tren meningkat adalah logam mulia, alas kaki, kopi, mebel, suku cadang mesin, dan minyak atsiri.

Komoditas dengan kode HS 7108 yaitu emas menyumbangkan nilai terbesar dalam ekspor Indonesia ke Swiss.

Walaupun terjadi naik turun dalam nilai ekspor emas Indonesia ke Swiss dalam 5 bulan terakhir, angka nilai ekspornya menunjukkan tren meningkat. Bila dibandingkan dengan periode yang sama 2019, ekspor logam mulia Indonesia ke Swiss dalam 5 bulan pertama 2020 naik 198 persen.

Duta Besar RI untuk Swiss dan Liechtenstein Muliaman Hadad menyatakan bahwa kenaikan ekspor beberapa produk unggulan Indonesia merupakan buah dari berbagai upaya kerja sama promosi ekonomi Indonesia yang dilakukan secara intensif di Swiss.

Kopi dan minyak atsiri adalah produk unggulan Indonesia dalam ekspor ke Swiss selain emas. Namun, kenaikan ekspor Indonesia ke Swiss pada masa pandemi Covid-19 ini memang cukup besar nilainya.

Ekspor Impor RI-Swiss

“Nilai ekspor Indonesia ke Swiss dalam 5 bulan pertama 2020 ini mencapai lebih dari US$1 miliar lebih besar dari nilai ekspor Indonesia ke Swiss untuk setahun pada 2019 yang hanya US$988 juta,” ujar Muliaman.

Sementara itu, impor Indonesia dari Swiss juga mengalami peningkatan dalam 5 bulan pertama 2020.

IMPOR INDONESIA

Data Swiss Federal Customs Administration menyatakan bahwa nilai impor Indonesia pada Januari—Mei 2020 mencapai US$308 juta dengan peningkatan 74 persen dibandingkan dengan periode yang sama 2019.

Impor produk farmasi adalah salah satu sektor yang meningkat antara lain karena upaya mengatasi penyebaran Covid-19 di Indonesia.

Selain itu, mesin turbin, suku cadang, dan perlengkapan elektronik dan kimia organik, instrumen optik juga memiliki angka yang lumayan tinggi.

“Dalam 5 bulan pertama 2020 ini, kita surplus sebesar US$721 juta,” ujar Muliaman.

Dubes Muliaman menyatakan bahwa ini pertanda baik karena pandemi Covid-19 tidak menghalangi peningkatan ekspor Indonesia ke Swiss. ”Ini kesempatan kita untuk memanfaatkan peluang ini karena rantai pasok dari sumber lain mungkin terganggu akibat pandemi.”

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

swiss ekspor indonesia perdagangan bilateral
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top