Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Gaya Menhan Prabowo Jajal Rantis 'Maung' Pindad

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menjanjikan akan meningkatkan belanja Alutsista buatan dalam negeri.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 12 Juli 2020  |  20:59 WIB
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mencoba kendaraan perintis buatan PT Pindad (persero) - Dok. Twitter @prabowo
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mencoba kendaraan perintis buatan PT Pindad (persero) - Dok. Twitter @prabowo

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menyebutkan anggaran jumbo yang dikelola pihaknya akan mendorong upaya peningkatan alat utama sistem senjata (Alutsista) yang diproduksi di dalam negeri.  

Hal ini disampaikan Prabowo di akun Twitter @prabowo setelah mencoba kendaraan taktis (rantis)  buatan PT. Pindad (Persero) pada Minggu (12/7/2020).

"Kementerian Pertahanan akan terus mendukung upaya peningkatan produksi alutsista dalam negeri, serta mendukung program penelitian dan pengembangan, agar nantinya se|uruh hasil produksi dalam negeri dapat mandiri secara utuh," ujar Prabowo, Minggu (12/7/2020).

Maung Pindad (persero)

Wujud kendaraan perintis Pindad yang diberi nama Maung/Dok. Twitter @Prabowo

Sementara itu, kendaraan produksi Pindad yang diuji Prabowo diberi nama Maung.

Nama 'maung' sendiri dalam bahasa Sunda berarti 'harimau'. Namun, belum ada informasi resmi dari Kementerian Pertahanan terkait asal usul dari nama tersebut.

Selain memproduksi alutsista, di masa pandemi Covid-19, PT Pindad (Persero) diketahui juga berkontribusi dalam pengadaan alat pelindung diri (APD).

Yang terkini, perseroan bersama dengan beberapa mitra lain seperti perguruan tinggi dan rumah sakit, telah memproduksi ventilator yang diberi nama Covent-20.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Pindad prabowo subianto
Editor : Anggara Pernando
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top