Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Importir Gula Nasional Siap Serap Produksi Petani Domestik

Sebanyak 12 importir gula nasional berkomitmen untuk menyerap gula produksi 2020 dari petani dengana harga Rp11.200/kilogram (kg)
Newswire
Newswire - Bisnis.com 11 Juli 2020  |  18:58 WIB
Pekerja menyiapkan gula pasir untuk disalurkan ke operasi pasar dan penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Gudang Perum Bulog Sub-Divisi Regional Tangerang, Kota Tangerang, Banten, Jumat (3/4 - 2020). ANTARA
Pekerja menyiapkan gula pasir untuk disalurkan ke operasi pasar dan penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Gudang Perum Bulog Sub-Divisi Regional Tangerang, Kota Tangerang, Banten, Jumat (3/4 - 2020). ANTARA

Bisnis.com, JAKARTA – Para importir gula nasional menyatakan kesiapannya untuk membeli gula hasil produksi petani lokal.

Sebanyak 12 importir gula nasional berkomitmen untuk menyerap gula produksi 2020 dari petani dengana harga Rp11.200/kilogram (kg). Kesepakatan pembelian dilakukan antara Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI), yang mewakili petani tebu, dan 12 perusahaan importir gula tersebut di Jakarta, Jumat (10/7/2020).

"Penandatanganan kesepakatan untuk membeli gula petani tersebut berlangsung Jumat (10/7/2020) di Kantor Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Jakarta," kata Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Nasional APTRI M Nur Khabsyin, sepertik dikutip dari Antara, Sabtu (11/7/202).

Dia mengungkapkan kesepakatan antara APTRI dan importir gula dihadiri Ketua Umum DPN APTRI Soemitro Samadikoen beserta beberapa pengurus APTRI dari Jatim, Jateng, Jabar dan DIY, serta pihak perusahaan gula yang mendapatkan izin impor.

Kesepakatan tersebut turut disaksikan Deputi Menko Perekonomian, Kepala Badan Litbang Kemendag, Direktur Impor Kemendag, dan Direktur Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting, Kasie Direktorat Industri Makanan, Hasil Laut, dan Perikanan, serta Direktur Tanaman Semusim Kementan.

Setelah pengurus APTRI diterima Menko Perekonomian Airlangga Hartarto pada 2 Juli 2020, yang menegaskan pemerintah menugaskan importir membeli gula petani, harga gula terus naik dan saat ini Rp10.975/kg.

Padahal, lanjut dia, sebelum ada pertemuan tersebut, harga gula petani hanya laku Rp10.000/kg.

"Kami optimistis dengan adanya kesepakatan pembelian gula antara APTRI dan perusahaan importir gula dengan harga Rp11.200, harga gula akan naik di atas Rp11.200/kg karena adanya sentimen positif terhadap pasar," ujar Nur.

Dia mengatakan, dengan adanya kesepakatan tersebut, diharapakn petani tebu seluruh Indonesia tidak menjual gula di bawah Rp11.200/kg, karena pihak importir sudah siap membeli gula dengan harga Rp11.200/kg.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gula petani impor gula
Editor : Yustinus Andri DP
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top