Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ini 3 Strategi Kemendag Percepat Digitalisasi Pasar

Terdapat tiga langkah utama yang harus difokuskan dalam melaksanakan digitalisasi pasar, yaitu persiapan infrastruktur, sumber daya manusia (SDM) dan institusi, serta dukungan dari pihak swasta.
Maria Elena
Maria Elena - Bisnis.com 11 Juli 2020  |  17:02 WIB
Pedagang menunggu pembeli di Pasar Tradisional Peunayung, Banda Aceh, Aceh, Kamis (26/3/2020). Kalangan pedagang di pusat perbelanjaan itu menyatakan omset penjualan mereka menurun hingga 50 persen akibat sepinya pengunjung sejak mewabahnya COVID-19. - ANTARA FOTO/Ampelsa
Pedagang menunggu pembeli di Pasar Tradisional Peunayung, Banda Aceh, Aceh, Kamis (26/3/2020). Kalangan pedagang di pusat perbelanjaan itu menyatakan omset penjualan mereka menurun hingga 50 persen akibat sepinya pengunjung sejak mewabahnya COVID-19. - ANTARA FOTO/Ampelsa

Bisnis.com, JAKARTA - Terciptanya digitalisasi rakyat menjadi prioritas Kementerian Perdagangan untuk tetap mendukung keberlangsungan sektor perdanganan saat ini, khususnya setelah adanya pandemi Covid-19.

Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga mengatakan digitalisasi pasar rakyat harus dipahami sebagai tuntutan zaman, bukan lagi hanya kebutuhan pada saat pandemi Covid-19.

Namun menurutnya, digitalisasi pasar rakyat tersebut merupakan proses panjang dan menantang. Ada tiga langkah utama yang harus difokuskan, yaitu persiapan infrastruktur, sumber daya manusia (SDM) dan institusi, serta dukungan dari pihak swasta.

Jerry menjelaskan, fokus pertama yang harus disiapkan adalah infrastruktur, baik fisik maupun teknologi sehingga mekanisme pasar yang lebih modern dapat terwujud.

"Diharapkan adanya pemerataan teknologi karena disadari masih ada ketimpangan sarana dan prasarana antara Jawa dan luar Jawa," katanya dalam siaran pers, Sabtu (11/7/2020).

Kedua, yaitu peningkatan sumber daya manusia (SDM) dan institusi, terutama juga pemerataan kemampuan SDM dan kapasitas institusi di berbagai wilayah agar digitalisasi pasar bisa berjalan secara integratif di seluruh wilayah Indonesia.

Ketiga, dukungan pihak swasta yang dapat memberikan dukungan dalam semua aspek, mulai dari pembiayaan hingga penyediaan teknologi dan platform.

Jerry mencontohkan, untuk transaksi dan pembayaran, perlu adanya platform dari pihak ketiga yang bisa menjamin arus transaksi, baik dari rantai pasok (pedagang ke pedagang), maupun dari pedagang ke konsumen.

"Sinergi antara pemerintah dan sektor swasta harus dimaksimalkan untuk menunjang program digitalisasi pasar rakyat. Selain memiliki teknologi dan SDM yang dapat mendukung pemerintah, sinergi dengan sektor swasta juga akan membuka lapangan kerja sehingga ekonomi secara keseluruhan bisa berjalan," jelas Jerry.

Sesuai UU No. 23 Tahun 2014 tentang Otonomi Daerah, kegiatan perdagangan dikelola masing-masing oleh pemerintahan pusat dan daerah.

Untuk itu, Jerry mengharapkan, langkah sinergi dengan sektor swasta dapat dilakukan dalam semua level pemerintahan, baik pusat maupun daerah.

"Sinergi yang baik antara semua pemangku kepentingan menjadi kunci dalam digitalisasi pasar," ujar Jerry.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kemendag Pasar Tradisional digitalisasi
Editor : Yustinus Andri DP
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top