Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pemerintah Dorong 10 Juta UMKM Terhubung "Marketplace" Tahun 2020

Menteri Koperasi dan Usaha, Kecil dan Menengah Indonesia Teten Masduki mengatakan pandemi Covid-19 memberikan dampak cukup berat kepada UMKM. Sekitar 30%-50% UMKM terganggu kegiatan usahanya sehingga tidak sanggup membayar cicilan kepada lembaga pembiayaan.
Azizah Nur Alfi
Azizah Nur Alfi - Bisnis.com 08 Juli 2020  |  19:46 WIB
Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Teten Masduki di Jakarta, Jumat (19/6/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Teten Masduki di Jakarta, Jumat (19/6/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Koperasi dan UKM akan mendorong 10 juta UMKM terhubung marketplace sampai akhir tahun ini. Dalam fase normal baru, UMKM diharapkan menjadi solusi pemulihan ekonomi nasional karena jumlahnya yang besar dan melibatkan banyak orang.

Menteri Koperasi dan Usaha, Kecil dan Menengah Indonesia Teten Masduki mengatakan pandemi Covid-19 memberikan dampak cukup berat kepada UMKM. Sekitar 30%-50% UMKM terganggu kegiatan usahanya sehingga tidak sanggup membayar cicilan kepada lembaga pembiayaan.

Namun, UMKM yang terhubung ekonomi digital atau marketplace mampu bertahan dan bertumbuh di tengah pandemi. Sayangnya, UMKM yang terhubung marketplace hanya sekitar 13% dari total UMKM atau 8 juta pelaku usaha, sedangkan sisanya masih offline.

Terkait digitalisasi UMKM, Kemenkop UKM akan mendorong 10 juta UMKM terhubung dengan ekonomi digital sesuai dengan target presiden. Selain mendorong digitalisasi UMKM, kementerian akan membangun database UMKM dan membenahi sistem pembiayaan yang lebih mudah dan murah.

"Catatan kami, digitalisasi akan terus didorong, database UMKM akan kita bangun, dan pembenahan sistem pembiayaan," katanya, Rabu (8/7/2020).

Head of Mandiri Institute Teguh Yudo Wicaksono menyampaikan pihaknya melakukan survei kepada UMKM pada Mei 2020. Hasilnya, sekitar 42% UMKM yang tidak terhubung channel online berhenti beroperasi.

Meskipun pandemi Covid-19 memukul seluruh segmen usaha, tetapi sekitar 6,9% UMKM online mengalami peningkatan pendapatan. Sementara 60% UMKM berbasis offline memiliki durasi bertahan kurang dari 3 bulan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

umkm koperasi Digital Banking
Editor : Ropesta Sitorus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top