Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Shell Indonesia Enggan Komentari Kabar Proyek Masela

Shell mundur dari proyek Masela karena adanya masalah arus kas akibat proyek-proyek di negara lain yang terhambat.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 06 Juli 2020  |  14:02 WIB
Logo Shell.
Logo Shell.

Bisnis.com, JAKARTA — Shell Indonesia masih memilih bungkam terkait dengan posisinya saat ini di proyek Abadi di Blok Masela.

Rhea Sianipar, VP External Relation Shell Indonesia, mengatakan bahwa pihaknya enggan mengomentari kabar mundurnya Shell Indonesia dari kemitraannya dengan Inpex.

"Terkait pertanyaan di atas [kemitraan dengan Inpex di Masela], belum ada komentar," katanya saat dihubungi Bisnis, Minggu (5/7/2020).

Sebelumnya, Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) membeberkan bahwa Shell Upstream Overseas Ltd. (Shell) mundur dari proyek Abadi di Blok Masela.

Deputi Operasi SKK Migas Julius Wiratno mengungkapkan bahwa Shell mundur dari proyek Masela karena adanya masalah arus kas akibat proyek-proyek di negara lain yang terhambat.

"Inpex enggak mundur, yang mundur Shell sebagai partner, sedang akan diambil alih semua oleh Inpex atau sedang cari partner yang potensial," katanya kepada Bisnis pekan lalu.

Namun, Julius sempat meralat infomasi tersebut dan menyebutkan bahwa hingga saat ini Shell masih berdiskusi secara intensif dengan Inpex.

"Sampai hari ini Shell belum hengkang ya, masih B-to-B discussion atau negotiation dengan Inpex dan yang lain. Kalau Inpex-nya jalan terus, Proyek harus jalan ya, meskipun tertatih-tatih apalagi ada pandemi Covid-19," ungkapnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

migas shell
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top