Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

New Normal, Ini Upaya Kemenperin Dorong Industri 4.0

Kemenperin akan mendorong implementasi industri 4.0 pada masa new normal dengan dukungan dari seluruh pemangku kepentingan terkait.
Rio Sandy Pradana
Rio Sandy Pradana - Bisnis.com 03 Juli 2020  |  11:51 WIB
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita. Istimewa - Kemenperin
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita. Istimewa - Kemenperin

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menilai fase kenormalan baru (new normal) merupakan saat yang tepat untuk membangkitkan aktivitas sektor manufaktur di dalam negeri dengan mengimplementasikan industri 4.0.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan guna mengakselerasi transformasi menuju industri 4.0 tersebut, perlu dukungan dari seluruh pemangku kepentingan terkait.

“Sinergi dan kolaborasi antar pihak berperan penting dalam implementasi industri 4.0 sesuai program prioritas Making Indonesia 4.0,” kata Agus dalam siaran pers, Jumat (3/7/2020).

Dia menuturkan program Making Indonesia 4.0 telah mendukung perusahaan industri dalam penyesuaian dengan kondisi saat ini. Pada masa pandemi Covid-19, penerapan industri 4.0 memudahkan industri dalam menjalankan protokol kesehatan.

Menurutnya, dengan menjalankan digitalisasi, perusahaan dapat mengatur proses kerja maupun SDM dan tetap produktif. Kemenperin juga aktif menjalin koordinasi dan membangun jejaring kerja sama antar stakeholders untuk mempercepat transformasi industri 4.0 melalui Ekosistem Indonesia 4.0 (SINDI 4.0).

“Jadi, SINDI 4.0 dibangun sebagai wadah saling bersinergi dan berkolaborasi, baik pemerintah, pelaku industri, akademisi dan R&D, technical provider, konsultan dan tentunya pelaku keuangan,” jelasnya.

Pihaknya berpendapat pada era new normal ini, upaya yang juga akan dilakukan Kemenperin dalam mempercepat transformasi industri 4.0 di Indonesia, antara lain meningkatkan kesadaran (awareness) agar industri tetap produktif pada masa pandemi Covid-19 dengan dukungan implementasi teknologi industri 4.0 dan tetap patuh memenuhi protokol kesehatan.

Kemudian, melakukan penilaian Indonesia Industry 4.0 Readiness Index (INDI 4.0) untuk mengetahui posisi kesiapan perusahaan dalam transformasi industri 4.0 secara online maupun offline. Selain itu, melakukan pendampingan dalam transformasi industri 4.0 secara remote maupun kunjungan ke industri,.

Manfaat yang bakal dirasakan perusahaan dari transformasi industri 4.0, di antaranya adalah menurunkan biaya dan down-time, meningkatkan kinerja mesin dan peralatan, serta meningkatkan kecepatan operasi produksi dan kualitas produk.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

manufaktur kemenperin
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top