Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Perhapi Setuju Uji Materiel UU Minerba, Ini Pertimbangannya

Pengajuan gugatan di MK terhadap UU Nomor 3/2020 justru akan memberi kepastian hokum.
Yanita Petriella
Yanita Petriella - Bisnis.com 02 Juli 2020  |  21:45 WIB
Tambang emas Martabe di Batang Toru, Sumatra Utara - Bloomberg/Dadang Tri
Tambang emas Martabe di Batang Toru, Sumatra Utara - Bloomberg/Dadang Tri

Bisnis.com, JAKARTA — Kalangan ahli pertambangan menyetujui dilakukan uji materiel atau judical review UU Minerba ke Makamah Konstitusi.

Ketua Umum Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (Perhapi) Rizal Kasli menjelaskan bahwa sebagai negara demokrasi seperti Indonesia, terkait dengan UU digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK) itu hak setiap orang dan setiap subjek hukum untuk mengajukan gugatan ke MK apabila merasa suatu undang-undang melanggar hak konstitusional atau dianggap bertentangan dengan UUD 1945.

"Jadi, hal yang wajar kalau ada poin-poin tertentu yang dianggap tidak sesuai atau mewakili pihak yang menggugat," ujarnya kepada Bisnis, Kamis (2/7/2020)

Nantinya, MK yang akan memutuskan apakah melanggar konstitusi yang ada terutama UUD 1945. Namun, terkait dengan carry over, tentu MK yang akan membuktikan dan menentukannya pada saat uji materiel.

"Pada prinsipnya, kami berpegangan pada kepentingan dan kemajuan industri pertambangan Indonesia agar sebesar-besarnya demi kemakmuran rakyat bisa tercapai," katanya.

Rizal menuturkan bahwa dalam uji materiel tentu saja didasarkan kepada adanya perbedaan pandangan dari berbagai pihak yang merasa tidak sesuai dengan aspirasinya atau tidak sesuai UUD 1945 akan mengujinya di MK.

Dia menilai pengajuan gugatan di MK terhadap UU Nomor 3/2020 justru akan memberi kepastian hukum karena nanti putusan MK akan menjawab pertanyaan mengenai apakah UU Minerba tersebut bertentangan dengan konstitusi atau justru sejalan dengan amanat konstitusi.

"Jadi, kami menilai ini adalah bagian dari proses hukum dan proses demokrasi yang menunjukkan bahwa bangsa Indonesia peduli pada industri pertambangan," ucapnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perhapi uu minerba
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top