Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ini Curhatan Bos Gojek Terkait GoLife

Setelah memutuskan menutup program GoLife, perusahaan rintisan Gojek menggelar program pelatihan bagi pekerja terdampak.
MG Noviarizal Fernandez
MG Noviarizal Fernandez - Bisnis.com 26 Juni 2020  |  13:45 WIB
Head of GO-LIFE Dayu Dara (dari kiri) berbincang dengan Kanit IV Subdit I Dittipidsiber Bareskrim Polri Rita Wulandari Wibowo dan Aktivis Perempuan Hannah Al Rashid dalam peluncuran kampanye MulaiRespek di Jakarta, Jumat (3/5/2019). - Bisnis/Nurul Hidayat
Head of GO-LIFE Dayu Dara (dari kiri) berbincang dengan Kanit IV Subdit I Dittipidsiber Bareskrim Polri Rita Wulandari Wibowo dan Aktivis Perempuan Hannah Al Rashid dalam peluncuran kampanye MulaiRespek di Jakarta, Jumat (3/5/2019). - Bisnis/Nurul Hidayat

Bisnis.com,JAKARTA- Pimpinan Gojek mengungkap latar belakang lahirnya program solidaritas berupa pelatihan gratis bagi para mitra GoLife.

Program Solidaritas Mitra Covid-19 berupa kegiatan peningkatan keterampilan melalui pelatihan online yang diharapkan dapat menjadi bekal bermanfaat bagi para mitra memperoleh penghasilan tambahan di masa mendatang

”Dari lubuk hati yang paling dalam, kami berterima kasih atas kemitraan dan dukungan Bapak dan Ibu sekalian. Bapak dan Ibu Mitra GoLife selalu menjadi tokoh penting dalam cerita Gojek dan juga cerita yang akan kami sampaikan kepada anak cucu kami nanti. Kami percaya Bapak dan Ibu akan terus bisa berkarya dan tetap menjadi andalan masyarakat Indonesia,” tulis Kevin dan Andre, sebagaimana siaran pers yang diterima, Jumat (26/6/2020).

Layanan GoLife lahir sekitar lima tahun lalu sebagai bagian dari misi Gojek untuk membantu masyarakat Indonesia dalam menghadapi masalah kesehariannya. ”Tidak ada sedetik pun kami lupa untuk berterima kasih atas kerja sama dan kontribusi luar biasa Bapak dan Ibu sekalian dalam membangun Gojek dan GoLife hingga saat ini. Bapak dan Ibu merupakan bagian dari sejarah penting Gojek.”

Sejak beberapa bulan lalu, Gojek harus menutup sebagian dari layanan GoLife agar bisa terus bertumbuh secara berkelanjutan. ”Saat itu, kami percaya bahwa Gojek dapat terus mengembangkan layanan GoLife dengan berfokus pada layanan utama, yaitu GoMassage dan GoClean,” ujar mereka.

Di satu sisi, kata duo bos Gojek itu, pihaknya ingin terus bekerja bersama seluruh mitra GoLife. Sekalian membantu masyarakat Indonesia. Namun di sisi lain Gojek secara keseluruhan pun harus berupaya agar bisa terus bertahan melewati masa krisis ini.

Maka keputusan telah diambil yaitu menghentikan layanan GoMassage dan GoClean mulai 27 Juli 2020. Kevin dan Andre menyebut keputusan ini adalah salah satu keputusan terberat yang harus diambil sebagai Co-CEO Gojek.

Judica Nababan VP Corporate Affairs Gojek mengelaborasi lebih dalam Program Solidaritas Mitra Covid-19. “Pelatihan yang kami berikan kepada mitra sebagai bekal jangka panjang bisa menambah keterampilan mereka seperti pelatihan memulai usaha rumahan, pemanfaatan sosial media untuk usaha hingga memulai bisnis kuliner. Kami harapkan pelatihan ini bisa membantu mereka beradaptasi dengan situasi pandemi,” terangnya, Jumat (26/6/2020).

Pelatihan yang disampaikan bagi Mitra Business Partner (BP) dan Service Provider (SP) secara terpisah, dengan pilihan kelas dengan platform pelatihan Sekolahmu. Mitra penyandang disabilitas yang turut dterdampak juga bisa mengikuti pelatihan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Gojek
Editor : Kahfi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top