Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Asosiasi Driver Ojol Bakal Punya Startup, Apa Itu?

Gabungan Aksi Roda Dua (Garda) akan meluncurkan aplikasi penyokong aktivitas ojek online (ojol) melalui startup baru pada 27 Juni 2020.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 24 Juni 2020  |  16:49 WIB
Warga mengorder ojek online di Jakarta. - Bisnis/Abdurahman
Warga mengorder ojek online di Jakarta. - Bisnis/Abdurahman

Bisnis.com, JAKARTA - Tak mau kalah dengan aplikatornya, Gabungan Aksi Roda Dua (Garda) akan meluncurkan aplikasi penyokong aktivitas ojek online (ojol) melalui startup baru guna menghadapi kenormalan baru atau new normal.

Ketua Presidium Nasional Gabungan Aksi Roda Dua (Garda) Indonesia Igun Wicaksono mengatakan aplikasi ini akan bernama Garga Digital yang akan meluncur sebagai startup baru.

"Garda Digital akan diluncurkan pada 27 Juni 2020 dengan layanan on demand merchant kuliner, bengkel sepeda motor, dan fasilitas outlet pendukung para pengemudi ojol," jelasnya, Rabu (24/6/2020).

Garda Digital, terangnya, tidak terjun pada bisnis on demand ride hailing transportasi berbasis aplikasi online, tetapi sebagai bisnis rintisan yang akan memperkuat ekosistem transportasi online on demand dengan menyediakan berbagai fasilitas pendukung bagi para pengemudi ojol.

Dia menyebut untuk modal awal bisnis rintisannya ini, sudah ada investor nasional yang mau menanamkan modalnya pada ide rintisan tersebut. Maklum saja, pengemudi ojol baik dari Gojek maupun Grab dapat mencapai 3 juta pengemudi.

"Pendaftaran keanggotaan atau membership dilakukan melalui aplikasi Garda Digital di Playstore, terbuka bagi semua pengemudi ojol maupun masyarakat umum yang membutuhkan fasilitas yang tersedia dalam Garda Digital," paparnya.

Igun berharap hadirnya Garda Digital akan menjadi bisnis rintisan yang dapat bermanfaat bagi para pengemudi ojol dan masyarakat yang sudah bergeser menggunakan fasilitas aplikasi pemesanan dan fasilitas pendukung untuk menunjang aktivitas.

Upaya ini juga sebagai bentuk jawaban dari mitra pengemudi untuk dapat berdikari di tengah pandemi yang membuat Gojek dan Grab turut memangkas karyawannya. Di sisi lain, fasilitas yang disediakan dalam aplikasi ini guna membantu mengurangi potensi penularan Covid-19 di antara para pengemudi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

StartUp Ojek Online
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top