Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Aplikasi Covid-19 Buatan BPTJ Siap Seminggu Lagi, Ini Fiturnya!

Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kementerian Perhubungan tengah mengupayakan aplikasi L-Cov (Lacak Covid) siap dalam satu minggu lagi.
Aziz Rahardyan
Aziz Rahardyan - Bisnis.com 10 Juni 2020  |  16:14 WIB
Ilustrasi Virus Corona (Covid/19)
Ilustrasi Virus Corona (Covid/19)

Bisnis.com, JAKARTA - Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kementerian Perhubungan tengah mengupayakan aplikasi L-Cov (Lacak Covid) siap dalam satu minggu lagi.

Kepala Humas BPTJ Budi Rahardjo menjelaskan bahwa aplikasi sebenarnya telah siap. Namun akan ada pengembangan tambahan di salah satu fitur unggulan terkait kerja sama dengan para operator.

"Fitur substansial yang masih dikembangkan, di kendaraan angkutan umum. Nanti di angkutan umum ada barcode-nya pakai aplikasi kita. Akan dikembangkan lagi di bagian itu. Harapannya kesadaran masyarakat meningkat dengan kita bisa menggambarkan potensi penularan di kendaraan," ungkapnya dalam acara #ngobrolsantaibisnis.com, Rabu (10/6/2020).

Fitur lain yang tersemat dalam aplikasi ini, yaitu fitur peta sebaran wilayah merah Covid-19 lewat data-data yang dikumpulkan secara nasional, maupun pengguna aplikasi itu sendiri.

Selain itu, ada fitur untuk memantau risiko di perjalanan, agar pengguna dapat mengetahui potensi penyebaran Covid-19 secara realtime yang terdapat di sepanjang rute yang dilalui.

Budi berharap bahwa aplikasi ini bisa memberikan banyak pilihan bermobilitas bagi masyarakat Jabodetabek, sehingga kesadaran masyarakat tumbuh, dan kepadatan di angkutan umum sanggup terpecah.

"Jadi di Jabodetabek karena konteksnya transportasi perkotaan, mobilitas manusia relatif tinggi. Pergerakan bisa 88 juta orang per hari. Pergerakan ini yang menyebabkan penularan virus. Maka, setidaknya [aplikasi ini] bisa menumbuhkan kesadaran mandiri mematuhi protokol kesehatan dari sisi transportasi," tutupnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kemenhub BPTJ-Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top