Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Harga Gula Masih Tinggi, Mendag Salahkan Lockdown Negara Lain

Menteri Perdagangan Agus Suparmanto menyebutkan harga gula pasir yang masih tinggi salah satunya disebabkan oleh gangguan impor akibat lockdown di negara asal.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 18 Mei 2020  |  09:51 WIB
Pekerja menyiapkan gula pasir untuk disalurkan ke operasi pasar dan penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Gudang Perum Bulog Sub-Divisi Regional Tangerang, Kota Tangerang, Banten, Jumat (3/4 - 2020). ANTARA
Pekerja menyiapkan gula pasir untuk disalurkan ke operasi pasar dan penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Gudang Perum Bulog Sub-Divisi Regional Tangerang, Kota Tangerang, Banten, Jumat (3/4 - 2020). ANTARA

Bisnis.com, JAKARTA – Menteri Perdagangan Agus Suparmanto menyebutkan terdapat tiga hal yang menyebabkan haga gula Kristal puti (GKP) masih berada di level tinggi. Salah satunya disebabkan oleh kebijakan lockdown yang terjadi di negara asal impor gula.

Seperti diketahui,  harga gula di sejumlah daerah masih terpantau di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah yaitu Rp 12.500 per kilogram.

 “Salah satunya mundurnya pengapalan impor karena penetapan lockdown sejumlah negara yang terkena pandemi Covid-19,” kata Agus seperti dikutip dari Tempo.co, Senin (18/5/2020).

Adapun, Indonesia mengimpor gula dari sejumlah negara, di antaranya India dan Thailand. Keduanya menerapkan lockdown di tengah wabah Covid-19.

Selain adanya kendala akibat lockdown di negara asal impor gula, Mendag Agus menyebutkan terdapat dua alasan lain yang menyebabkan harga gula masih berada di level yang tinggi. Pertama, adalah terganggunya jalur distribusi. Kedua adanya jadwal penggilingan tebu yang tertunda. 

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto juga mengatakan hal yang sama.

“Lantaran di beberapa negara lain terjadi pembatasan akibat lockdown,” ujarnya.

Adapun, berdasarkan laporan Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, harga rata-rata gula pasir pada pekan kedua Mei masih berada pada level Rp17.650/kg. Sementara itu pada Senin (18/5/2020), harga gula pasir secara nasional berada pada level Rp17.700/kg.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gula harga gula

Sumber : Tempo.co

Editor : Yustinus Andri DP
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top