Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pendaftaran Gelombang 4 Kartu Prakerja Mengambang, Ini Penyebabnya

Manajemen pelaksana Kartu Prakerja masih menyelesaikan pencairan dana pendaftaran gelombang I-III. Di sisi lain, mereka juga tengah memperkuat sumber daya TI, sehingga pendaftaran Kartu Prakerja gelombang IV belum bisa dibuka.
Dewi Aminatuz Zuhriyah
Dewi Aminatuz Zuhriyah - Bisnis.com 11 Mei 2020  |  21:10 WIB
Warga mengisi formulir pendaftaran Kartu Pra-Kerja secara daring di Kampung Pasir Babakan, Lebak, Banten, Selasa (14/4 - 2020). ANTARA
Warga mengisi formulir pendaftaran Kartu Pra-Kerja secara daring di Kampung Pasir Babakan, Lebak, Banten, Selasa (14/4 - 2020). ANTARA

Bisnis.com, JAKARTA — Pembukaan gelombang keempat kartu prakerja masih belum memiliki titik terang lantaran masih ada sejumlah kendala pada beberapa gelombang sebelumnya.

Direktur Komunikasi Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja Panji Winanteya Ruky menuturkan hal ini dikarenakan pihak  manajemen pelaksana program Kartu Prakerja masih dalam proses menyelesaikan pencairan dana pelatihan untuk peserta yang sudah tersaring dalam gelombang pertama hingga ketiga.

Di sisi lain, Panji mengatakan hambatan lain kenapa gelombang keempat kartu prakerja juga dikarenakan adanya keterbatasan sumber daya di bidang teknologi dan informasi (TI), apabila jumlah peserta terus bertambah.

Dalam hal ini dia menjelaskan dari total 456.265 orang peserta di gelombang I dan II, sebanyak 360.650 orang peserta sudah mendapatkan saldo pelatihan. Sementara itu, dari jumlah tersebut, sebanyak 219.489 peserta yang sudah menyelesaikan 1 pelatihan dari platform mitra prakerja.

“Dari jumlah yang sudah menyelesaikan pelatihan, yang terdata memiliki akun e money/bank yang telah melalui proses verifikasi atau KYC sebanyak 132.509 orang, dan yang sudah terverifikasi sebanyak 55.101 orang peserta,” jelas Panji, Senin (11/5/2020).

Dia menambahkan, dari total 55.101 orang peserta yang sudah terverifikasi akun bank/e-money-nya, baru sebanyak 51.255 peserta yang sudah menerima insentif bulan pertama sebanyak Rp600.000. Artinya, untuk anggaran insentif, pemerintah telah menyalurkan senilai Rp30,75 miliar.

Sisanya, belum mendapatkan insentif karena akun perbankan/e-moneyn-ya tidak sesuai dengan akun prakerjanya.

“Verifikasi berlapis ini dilakukan untuk memastikan ketepatan sasaran, supaya insentif disalurkan kepada rekening peserta yang memiliki akun kartu prakerja, bukan pihak-pihak lain.”

Terkait dengan pembukaan gelombang keempat, Panji juga menjelaskan bahwa pihaknya masih memberikan kesempatan bagi korban PHK akibat Covid 19 yang terdata oleh Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) untuk bisa mendaftar di gelombang ketiga.

Pasalnya, dari 1,7 juta orang korban Covid-19 yang terverifikasi oleh Kemenaker, baru ada sekitar lebih kurang 100.000 orang yang mendaftar program kartu prakerja.

“Dari 1,7 juta orang yang didata Kemenaker baru 100.000 orang yang mendaftar. Makanya kami tunda dulu gelombang 4 untuk beri kesempatan orang-orang yang didata Kemenaker,” ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tenaga kerja pengangguran kartu prakerja
Editor : Yustinus Andri DP
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top