Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

PLN Gratiskan Listrik Industri Kecil, Pemerintah Diminta Beri Kompensasi

Pemerintah sebaiknya memberikan kompensasi pendapatan terhadap kebijakan penggratisan tagihan listrik bagi pelangan bisnis kecil dan industri kecil.
Yanita Petriella
Yanita Petriella - Bisnis.com 05 Mei 2020  |  22:44 WIB
Ilustrasi petugas memeriksa meteran listrik./Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Ilustrasi petugas memeriksa meteran listrik./Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA – Pemerintah sebaiknya memberikan kompensasi pendapatan terhadap kebijakan penggratisan tagihan listrik bagi pelangan bisnis kecil dan industri kecil. Hal itu dikarenakan kondisi keuangan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) tengah sulit.

Direktur Eksekutif Institute for Essential Services Reform (IESR) Fabby Tumiwa mengemukakan hal itu merespons langkah PLN menggratiskan tagihan listrik bagi pelanggan bisnis skala kecil (B1) dan industri skala kecil (I1) yang memiliki sambungan daya 450 VA selama 6 bulan yakni dari Mei hingga Oktober mendatang.

Penggratisan tagihan listrik bagi pelanggan bisnis skala kecil dan industri skala kecil daya 450 VA tersebut, yang diberikan terkait dengan dampak pandemi corona, diperkirakan meliputi 500.000 pelanggan.

"Sebaiknya pemerintah memberikan kompensasi pendapatan. Kondisi keuangan PLN sedang susah. Maka itu, Moodys menurunkan rating baseline credit assessment PLN menjadi Ba3, walaupun credit rating PLN masih sama yaitu Baa2," ujarnya kepada Bisnis pada Selasa (5/5/2020).

Fabby memperkirakan besaran kompensasi yang diberikan kepada PLN untuk 6 bulan sekitar Rp500 miliar hingga Rp600 miliar untuk 500.000 pelanggan.

Sementara itu, Guru Besar Fakultas Teknik Universitas Indonesia (UI) Iwa Garniwa Mulyana menuturkan penggratisan tagihan listrik untuk industri dan bisnis skala kecil dengan daya 450 VA ini pasti memberatkan PLN.

Oleh karena itu, BUMN itu harus melakukan langkah-langkah mengencangkan ikat pinggang. Hal itu dilakukan dengan cara menunda anggaran investasi, reschedule pembayaran utang, serta efisiensi produksi energi, mulai dari pembangkit, transmisi hingga distribusi.

Dia menilai pemerintah pun tak boleh tinggal diam. Mekanisme pemberian listrik gratis untuk bisnis dan industri kecil berdaya 450 VA ini tergantung pada pemerintah apakah bentuk subsidi khusus langsung terhadap industri atau melalui PLN.

"Tapi di sisi lain pemerintah tidak boleh tinggal diam, harus terus membantu menjaga kesehatan keuangan PLN," kata Iwa.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

PLN listrik Virus Corona
Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

BisnisRegional

To top