Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pengusaha Minta Pembahasan RUU Cipta Kerja Tetap Dilanjutkan

Pengusaha menilai, RUU Cipta Kerja akan berperan penting untuk mendorong perekonomian nasional ketika wabah corona usai.
Yustinus Andri DP
Yustinus Andri DP - Bisnis.com 21 April 2020  |  10:52 WIB
Gedung DPR - Antara
Gedung DPR - Antara

Bisnis.com, JAKARTA – Kalangan pengusaha meminta agar pembahasan RUU Cipta Kerja dilanjutkan. Langkah ini dinilai perlu untuk mengantisipasi berakhirnya wabah corona.

Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Kamar Dagang dan Industri DKI Jakarta Sarman Simanjorang mengatakan, kehadiran RUU Cipta kerja akan menjadi modal yang penting untuk mempercepat pemulihan ekonomi pascawabah corona.

“Tentu salah satu modal besar kita adalah RUU Cipta Kerja ini," ujarnya dalam siaran persnya, Selasa (21/4/2020).

Dia pun mengaku tidak setuju apabila RUU Cipta Kerja dihentikan terlebih dulu pembahasannya hingga wabah corona usai.

Di sisi lain, dia juga menilai bahwa RUU Cipta Kerja tidak hanya membahas tentang ketenagakerjaan. Untuk, itu dia menyarankan agar klaster ketenagakerjaan dapat dibahas di sesi terakhir. Terlebih, menurutnya, terdapat 10 klaster lain yang ada di RUU Cipta Kerja selain tentang ketenagakerjaan.

Selama pembahasan klaster lain dilakukan, dia menyarankan agar pemerintah dan DPR RI memberikan kesempatan bagi serikat pekerja dan buruh untuk menyampaikan masukan dan pandangan. Hal itu dibutuhkan sebagai bahan pertimbangan dalam membahas klaster ketenagakerjaan.

"Klaster yang lain tidak begitu berhubungan dengan ketenagakerjaan, itu bisa dibahas duluan. Misalnya seperti UKM ini salah satu yang sangat strategis untuk dibahas duluan karena menyangkut nasib 60 juta pelaku usaha UMKM yang saat ini pada kondisi hidup segan, mati tak mau akibat COVID-19," ujarnya.

Selain itu, dia juga meminta agar RUU Cipta Kerja tidak menjadi komoditas politik. Pasalnya, RUU tersebut akan berperan penting untuk menarik arus investasi ke dalam negeri.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

cipta kerja kadin pengusaha
Editor : Yustinus Andri DP
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top