Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pemerintah NTT Janji Tak Tutup Pelabuhan dan Bandara

Kebijakan larangan engkutan penumpang tetap akan dilakukan karena selama masih ada pergerakan manusia dalam jumlah banyak maka angka penyebaran akan terus meningkat.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 20 April 2020  |  17:31 WIB
Pelabuhan Larantuka di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur. - Antara/Aloysius Lewokeda
Pelabuhan Larantuka di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur. - Antara/Aloysius Lewokeda

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) memastikan tidak akan menutup pelabuhan dan bandara terkait dengan pencegahan penyebaran virus Covid-19.

"Kami tegaskan bahwa pelabuhan dan bandara di NTT tidak ditutup, silahkan beroperasi. Kami hanya melarang angkutan penumpang kapal laut," kata Kepala Dinas Perhubungan Nusa Tenggara Timur Isyak Nuka, Senin (20/4/2020).

Dia menuturkan larangan angkutan penumpang kapal ini diberlakukan sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dari aspek akses transportasi di provinsi berbasiskan kepulauan itu.

Adapun, lanjutnya, kebijakan larangan ini penting karena selama masih ada pergerakan manusia dalam jumlah banyak maka angka penyebaran akan terus meningkat dari waktu ke waktu.

Isyak menuturkan larangan ini semata-mata untuk memberikan ruang kepada pemerintah daerah mempersiapkan berbagai aspek seperti lokasi karantina, tenaga kesehatan, dan fasilitas kesehatan untuk penanganan wabah Covid-19.

"Sepanjang ini belum dipersiapkan secara baik maka kami bertahan dulu dengan kebijakan larangan angkutan penumpang kapal laut," ujarnya.

Pihaknya juga menyinggung penyeberangan penumpang kapal laut untuk rute Pelabuhan Sape, Nusa Tenggara Barat (NTB), menuju Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, maupun dari Pelabuhan Lembar, NTB, menuju Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, beberapa waktu lalu yang sempat menjadi perdebatan di kalangan masyarakat.

Hal itu, lanjut dia, lebih banyak disebabkan ketidaktahuan penumpang yang umumnya merupakan mahasiswa dan para pekerja karena tidak mendapatkan informasi arangan angkutan penumpang kapal laut.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pelabuhan bandara

Sumber : Antara

Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top