Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ini Perkembangan Terbaru KM Kelud yang Dikarantina

Kapal Motot Kelud sudah dikarantina pasca ditemukannya 28 awak kapal yang positif virus corona. Sejumlah antisipasi pun terus dilakukan Pelni.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 19 April 2020  |  12:30 WIB
Sejumlah calon penumpang KM Kelud antri memasuki terminal keberangkatan di Pelabuhan Batu Ampar, Batam, Kepulauan Riau, Senin (27/5/2019). Ribuan pemudik pengguna transportasi laut tujuan Belawan, Sumatra Utara, dampak dari mahalnya harga tiket angkutan udara. ANTARA FOTO - M.N. Kanwa
Sejumlah calon penumpang KM Kelud antri memasuki terminal keberangkatan di Pelabuhan Batu Ampar, Batam, Kepulauan Riau, Senin (27/5/2019). Ribuan pemudik pengguna transportasi laut tujuan Belawan, Sumatra Utara, dampak dari mahalnya harga tiket angkutan udara. ANTARA FOTO - M.N. Kanwa

Bisnis.com, JAKARTA - KM Kelud sebagai salah satu kapal penumpang milik PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau pelni telah menjalani karantina dan portstay di Pelabuhan Belawan sejak Selasa lalu (14/4). Guna mencegah infeksi Covid-19, seluruh petugas kapal yang menjalani isolasi mandiri di atas kapal menjalankan pola hidup sehat dan bersih (PHSB).

Kepala Kesekretariatan Perusahaan PT Peln (Persero) Yahya Kuncoro menyampaikan manajemen telah menganjurkan kru KM Kelud untuk menerapkan pola hidup sehat dan bersih sesuai yang dianjurkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Kementerian Kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19 selama menjalani masa karantina di Pelabuhan Belawan.

"Kru kapal telah dianjurkan untuk melakukan aktivitas yang dapat meningkatkan sistem imun, seperti berolahraga serta menjaga pola makan. Jika imunitas para kru kapal terjaga, diharap dapat meminimalisir risiko terpapar penyakit. Manajemen juga mengirimkan multivitamin untuk meningkatkan stamina tubuh," katanya Minggu (19/4/2020).

Seluruh kru yang menjalani isolasi mandiri di atas kapal, selain mengatur pola istirahatnya juga melakukan berbagai aktifitas harian seperti biasa. Dia menyebut seluruh kru saat ini dalam kondisi yang baik dan tidak ada perlakuan khusus.

"Para kru kapal tetap melakukan aktifitas beribadah seperti biasa, bersosialisasi satu sama lain dengan tetap menerapkan physical distancing, melakukan kegiatan olahraga, berjemur di pagi hari selama 10-15 menit," ungkapnya.

Menindaklanjuti informasi terkait petugas kapal KM Kelud, saat ini 40 kru kapal menjalani perawatan di RS Khusus Infeksi Covid-19 di Pulau Galang, Batam. Berdasarkan hasil tes, sebanyak 28 kru kapal dinyatakan sebagai pasien dalam pengawasan (PDP), 9 kru dinyatakan negatif Covid-19, sedangkan untuk 3 kru lainnya masih menunggu hasil pemeriksaan.

Selain itu, sebelum berlabuh pada Senin (13/4/2020) malam, KKP Belawan juga melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap seluruh penumpang yang akan turun di Pelabuhan Belawan serta petugas kapal. Berdasarkan hasil pemeriksaan diketahui 3 orang petugas kapal kemudian dirujuk menuju RS Martha Friska, Medan.

Selama kapal melakukan portstay, Pelni terus melakukan koordinasi dengan Kementerian Perhubungan selaku regulator, terkait dengan penyesuaian trayek kapal untuk kondisi saat ini.

"Kami juga telah menginstruksikan kepada seluruh cabang dan petugas kapal untuk dapat standby bila sewaktu-waktu kapal dioperasikan karena kapal-kapal kami juga melayani muatan logistik," tambahnya.

Dia menyebut seluruh kapal putih (kapal penumpang) milik Pelni juga dioperasikan untuk mengangkut sejumlah muatan logistik menuju wilayah di Indonesia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kapal pt pelni covid-19
Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top