Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Terdampak Corona, Singapore Airlines Rights Issue

Perusahaan berniat untuk menggunakan dana hasil rights issue untuk mendanai kebutuhan modal dan pengeluaran operasional.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 27 Maret 2020  |  18:55 WIB
Pesawat milik maskapai Scoot, Singapore Airlines, dan Silk Air terlihat di Bandara Changi, Singapura, Selasa (14/8/2018). - Reuters/Edgar Su
Pesawat milik maskapai Scoot, Singapore Airlines, dan Silk Air terlihat di Bandara Changi, Singapura, Selasa (14/8/2018). - Reuters/Edgar Su

Bisnis.com,JAKARTA - Singapore Airlines Limited akan menawarkan semua pemegang saham ekuitas baru senilai 5,3 miliar dolar Singapura dan akan meningkatkan ekuitas hingga bernilai sebesar 9,7 miliar dolar Singapura melalui Obligasi Konversi selama 10 tahun menghadapi ketidakpastian dari pandemi virus corona atau Covid-19.

Chairman SIA Peter Seah menyampaikan keduanya akan ditawarkan secara pro-rata melalui mekanisme penawaran umum terbatas (rights issue). Selain itu, kedua penerbitan akan dinyatakan sebagai ekuitas dalam neraca perusahaan.

Perusahaan berniat untuk menggunakan dana hasil rights issue untuk mendanai kebutuhan modal dan pengeluaran operasional.

"Kedua penerbitan hak memesan efek terlebih dahulu tersebut harus mendapat persetujuan pemegang saham pada rapat umum luar biasa (RUPSLB) yang akan diselenggarakan dengan jadwal yang akan ditentukan kemudian,"jelasnya melalui keterangan resmi, Jumat (27/3/2020).

SIA juga telah mengatur fasilitas pinjaman jangka pendek senilai 4 miliar dolar Singapura dengan DBS Bank, mendukung persyaratan likuiditas jangka pendek perusahaan.

Pemegang saham terbesar SIA, Temasek Holdings menyebutkan akan mendukung resolusi ini dan membeli penuh sesuai hak yang dimiliki serta sisa yang masih ada dari kedua penerbitan tersebut.

Peter mengakui sejak awal penyebaran wabah Covid-19, permintaan penumpang telah menurun secara drastis.

"Di tengah penutupan perbatasan yang belum pernah terjadi sebelumnya di seluruh dunia. Kami bergerak cepat untuk mengurangi kapasitas dan menerapkan langkah-langkah pengurangan biaya," tegasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

right issue singapore airlines Virus Corona
Editor : David Eka Issetiabudi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

Foto loadmore

BisnisRegional

To top