Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Mudik Lebaran 2020: Kendaraan dari Jabodetabek Dilarang Menuju Jateng dan Jatim, Jika...

Jika wabah Corona masih berlangsung, saat mudik lebaran 2020 masyarakat diimbau untuk tidak pulang ke kampung halaman. Pemerintah pun telah menyiapkan sejumlah langkah terkait kondisi tersebut. 
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 25 Maret 2020  |  11:05 WIB
Ilustrasi-Penumpang memasuki peron di Stasiun Gambir, Jakarta, Sabtu (1/6/2019). - ANTARA/Galih Pradipta
Ilustrasi-Penumpang memasuki peron di Stasiun Gambir, Jakarta, Sabtu (1/6/2019). - ANTARA/Galih Pradipta

Bisnis.com, JAKARTA - Jika wabah Corona masih berlangsung, saat mudik lebaran 2020 masyarakat diimbau untuk tidak pulang ke kampung halaman. Pemerintah pun telah menyiapkan sejumlah langkah terkait kondisi tersebut. 

Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi mengkoordinasikan agar Kementerian Perhubungan mengambil langkah taktis terkait kebijakan mudik lebaran 2020.

Juru Bicara Menko Marves dan Kemenko Marves Jodi Mahardi menuturkan dari sisi transportasi, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) berencana mengambil sejumlah langkah taktis dengan melarang kendaraan dari wilayah Jabodetabek yang akan menuju wilayah Jawa Tengah maupun Jawa Timur.

"Sementara dari sisi transportasi udara, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub memastikan akan memberikan layanan prima untuk pengiriman logistik serta mengurangi kuota penumpang hingga 50 persen," jelas Jodi melalui keterangan resmi, Rabu (25/3/2020).

Lebih lanjut, untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Polri akan tetap melaksanakan Operasi Ketupat. Sementara TNI akan menjaga sejumlah objek vital seperti pintu tol dalam mendukung kebijakan tidak mudik lebaran pada 2020 ini.

Menurutnya, apabila nantinya telah diputuskan tidak ada mudik maka komunikasi antara pemerintah dan masyarakat harus dilakukan secara intensif.

Hal ini juga akan melibatkan Kementerian Agama untuk menyampaikan kepada organisasi masyarakat (ormas) Islam agar ikut serta menyampaikan anjuran tidak mudik kepada masyarakat.

Dia mengharapkan kebijakan tidak mudik lebaran bisa membatasi penyebaran virus Corona ke seluruh negeri.Mudik membuka peluang penyebaran (virus Corona) ke seluruh Indonesia.

“Semua ini masih belum ada keputusan final menunggu kondisi penyebaran virus Covid-19. Pemerintah mengutamakan keselamatan dan keamanan masyarakat termasuk menghadapi puasa dan hari Raya Idul Fitri,” ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Mudik Lebaran
Editor : Saeno
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top