Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Cegah Corona, Kemenhub Restui Penggunaan Kendaraan Pribadi

Kendati demikian, Kemenhub tetap berharap agar frekuensi angkutan publik di daerah terutama DKI Jakarta ditingkatkan.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 16 Maret 2020  |  18:50 WIB
Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Budi Setiyadi meresmikan Terminal Barang Internasional Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Senin (29/4/2019). - Bisnis/Istimewa
Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Budi Setiyadi meresmikan Terminal Barang Internasional Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Senin (29/4/2019). - Bisnis/Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) merestui masyarakat untuk dalam waktu sementara ini menggunakan kendaraan pribadi di tengah antisipasi penyebaran virus corona (Covid-19).

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi juga mendukung kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menghilangkan ganjil genap bagi kendaraan pribadi.

"Kami harapkan masyarakat yang ada urusan ke tempat kerja dan sebagainya kalau memang [memilih] tidak menggunakan angkutan umum, pak Gubernur [Anies Baswedan] sudah membuka kembali ganjil genap. Kami harapkan masyarakat bisa manfaatkan angkutan pribadi, sehingga mengurangi kapasitas penumpang di angkutan umum," katanya, Senin (16/3/2020).

Dia tetap berharap agar frekuensi angkutan publik di daerah terutama DKI Jakarta ditingkatkan. Hal ini guna mempercepat pengangkutan penumpang sehingga tidak terjadi penumpukan di halte atau stasiun.

Kendati demikian, pihaknya juga memahami jika masyarakat lebih memilih menggunakan kendaraan pribadi selama periode penanganan antisipasi perluasan virus corona yang sudah masuk di Indonesia.

Penggunaan kendaraan pribadi tersebut, lanjutnya, merupakan bentuk pengecualian yang diberikan Kemenhub karena ada kondisi kahar. Apabila wabah virus corona berlalu, penggunaan transportasi publik bisa kembali normal.

"Kondisi sekarang ini agar semua sama-sama mengantisipasi atas penyebaran virus Covid-19 ini," imbuhnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kemenhub dki jakarta
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

Foto loadmore

BisnisRegional

To top