Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Peluang Usaha! Pertamina Tawarkan Bisnis SPBU ‘Mini’ Untuk UKM

Outlet mini atau Pertashop tetap menghadirkan berbagai produk dengan harga dan kualitas sama seperti di SPBU.
David Eka Issetiabudi
David Eka Issetiabudi - Bisnis.com 09 Maret 2020  |  09:21 WIB
Petugas Pertashop melayani konsumen.  -  Istimewa / Pertamina
Petugas Pertashop melayani konsumen. - Istimewa / Pertamina

Bisnis.com, JAKARTA – Pertamina serius mengembangkan Pertashop yang akan menjangkau desa-desa di seluruh Indonesia.

Outlet mini atau Pertashop tetap menghadirkan berbagai produk dengan harga dan kualitas sama seperti di SPBU. Program ini merupakan pengembangan dari Program Pertamina One Village One Outlet (OVOO).

Sejauh ini dari 7.196 kecamatan di Indonesia, Pertamina menargetkan pembangunan Pertashop di 3.827 kecamatan yang belum memiliki lembaga penyalur BBM dan LPG.

“Pertamina telah menandatangani kesepakatan dengan Kementerian Dalam Negeri dan membuka peluang kerja sama kemitraan bisnis kepada Pemerintahan Desa, Koperasi serta pelaku usaha atau UKM di seluruh Indonesia,” kata Direktur Pemasaran Retail Pertamina Masúd Khamid, dalam keterangan tertulis, Senin (9/3/2020).

Dalam pengembangan Pertashop, ada dua pola investasi, yakni Pertamina yang berinvestasi dan desa yang menjalankan atau desa yang melakukan Investasi dan ada rasio pembagian keuntungan. Di sisi lain, investasi yang dibutuhkan untuk membangun Pertashop berkisar Rp300 juta – Rp800 juta tergantung besaran kapasitas dan luas Pertashop.

Terdapat tiga kategori konsep Pertashop yang ditawarkan, yakni Gold, Platinum dan Diamond. Pertashop jenis Gold berkapasitas penyaluran 400 liter per hari dengan luasan lahan yang dibutuhkan sekitar 144 meter persegi. Untuk kapasitas tangki sebanyak 3 kiloliter (KL). Lokasi dari desa ke SPBU, lebih dari 10 Km atau sesuai dengan hasil evaluasi. 

Adapun jenis Platinum, berkapasitas penyaluran 1.000 liter per hari, memiliki tangki penyimpanan 10 KL, luas lahan 200 meter persegi dan lokasinya di kecamatan yang belum terdapat SPBU. Sementara itu, jenis Diamond dapat menyalurkan 3.000 liter per hari, memiliki tangki penyimpanan 10 KL, luas lahan 500 meter persegi dan berlokasi di kecamatan yang belum terdapat SPBU.

Bagi yang berminat dan siap bermitra dengan Pertamina dalam pembangunan Pertashop harus melalui enam tahapan yakni proses pengajuan dan selanjutkan akan melalui verifikasi dan pengurusan administrasi perijinan ke Pemda.

Bila proses tersebut telah terpenuhi, selanjutnya mitra dapat mengajukan desain dan memulai pembangunan. Setelah rampung, kontrak kerja sama dengan Pertamina akan berlangsung hingga 20 tahun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pertamina
Editor : David Eka Issetiabudi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top