Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Lebaran 2020, Regulator Jalan Tol Soroti Sejumlah Masalah

Permasalahan yang timbul dalam lebaran 2019 pada ruas tol, menjadi catatan pembenahan pada persiapan tahun ini.
Agne Yasa
Agne Yasa - Bisnis.com 06 Maret 2020  |  02:16 WIB
ilustrasi - Petugas Pertamina melayani pemudik saat membeli bahan bakar minyak di Rest Area KM 456, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Kamis (30/5/2019). PT Pertamina menyiapkan 112 titik layanan bahan bakar minyak (BBM) di sepanjang jalur tol Trans Jawa dari Merak hingga Pasuruhan baik di SPBU reguler maupun SPBU modular untuk memberikan layanan stok bahan bakar minyak aman bagi pemudik. - Antara
ilustrasi - Petugas Pertamina melayani pemudik saat membeli bahan bakar minyak di Rest Area KM 456, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Kamis (30/5/2019). PT Pertamina menyiapkan 112 titik layanan bahan bakar minyak (BBM) di sepanjang jalur tol Trans Jawa dari Merak hingga Pasuruhan baik di SPBU reguler maupun SPBU modular untuk memberikan layanan stok bahan bakar minyak aman bagi pemudik. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Badan Pengatur Jalan Tol terus melakukan koordinasi dengan badan usaha jalan tol (BUJT) dan pihak lainnya untuk kesiapan tempat istirahat dan pelayanan jelang Lebaran 2020.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesit mengatakan persiapan tersebut dilakukan berdasarkan hasil evaluasi dari periode Lebaran tahun sebelumnya.

"Saat ini kami dan BUJT sedang melakukan persiapan dan koordinasi dengan instansi terkait untuk menyelesaikan permasalahan tersebut, sehingga diharapkan masalah tersebut tidak akan terjadi pada masa libur lebaran mendatang," jelasnya kepada Bisnis, Kamis (5/3/2020).

Adapun berdasarkan hasil evaluasi pelayanan Jalan Tol pada masa lebaran 2019 terdapat beberapa permasalahan yang terjadi, yaitu toilet mengalami kerusakan dan kotor karena penggunaan pemakaian yang tidak benar dan terus-menerus.

Kemudian, permasalahan ketersediaan air bersih dan produksi sampah yang besar ditambah kurangnya kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya.

Selain itu, permasalahan siklus pengiriman logistik dan pembuangan sampah di Rest Area (TIP) yang mengalami gangguan saat diterapkan skema oneway dalam kurun waktu yang lama.

Permasalahan adanya pembatasan kuota saldo nominal untuk top up uang elektronik pada mini market di TIP.

Terakhir, permasalahan kapasitas dispenser portable Pertamina pada TIP tipe B tidak besar dan tidak tersedianya BBM selain jenis Pertamax.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jalan tol
Editor : Anggara Pernando
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top