Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pertamina Caplok Hak Partisipasi Repsol di Southeast Jambi

Kendati hak partisipasi berkurang, Repsol Exploration South East Jambi B.V. tetap bertindak sebagai operator Wilayah Southeast Jambi.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 26 Februari 2020  |  20:07 WIB
Pekerja di salah satu dari tiga pabrik Pertamina Lubricant. - PERTAMINA LUBRICANT.
Pekerja di salah satu dari tiga pabrik Pertamina Lubricant. - PERTAMINA LUBRICANT.

Bisnis.com, JAKARTA – PT Pertamina (Persero) ikut serta dalam pengelolaan Wilayah Kerja Southeast Jambi melalui akuisisi 27 persen hak partisipasi Repsol Exploracion South East Jambi B.V.

Pertamina menyatakan kesiapannya mengembangkan Wilayah Kerja eksplorasi Southeast Jambi melalui proses pengambilalihan participating interest (PI) dari operator Wilayah Kerja Southeast Jambi sebagaimana telah diatur dalam PP No 35 tahun 2004 tentang Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi.

Pada saat ini, Repsol Exploracion South East Jambi B.V. bertindak sebagai operator Wilayah Southeast Jambi dan melalui kerja sama dengan pihak Repsol Exploracion South East Jambi B.V. menandai keyakikan Pertamina untuk mengembangkan wilayah kerja tersebut.

Pertamina menugaskan salah satu anak perusahaanya yaitu PT PHE Southeast Jambi sebagai salah satu pemegang participating interest di Wilayah Kerja Southeast Jambi.

“PI [yang diakuisisi] 27 persen dari porsi Repsol sebanyak 67 persen," ujar VP Relations PT Pertamina Hulu Energi (PHE), Ifki Sukarya kepada Bisnis, Rabu (26/2/2020).

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan kerja sama oleh kedua belah pihak, Repsol Exploration South East Jambi B.V. dan PHE Southeast Jambi, di Jakarta, Rabu (26/2/2020).

Adapun, penandatanganan dilakukan oleh Direktur PHE Southeast Jambi, Abdul Mutalib, dengan General Manager Repsol Exploracion South East Jambi B.V. Greg Holman.

“Kerja sama ini merupakan awal dari kegiatan partnership yang akan dilakukan oleh Direktorat Hulu Pertamina. Kedepannya Pertamina akan terus mencari peluang untuk bekerja sama dengan Kontraktor Kontrak Kerja Sama [KKKS] lainnya untuk tercapainya target produksi Pertamina sebesar 923.000 boepd di tahun ini,” jelas Ifki.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pertamina hulu migas
Editor : David Eka Issetiabudi
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top