Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Antisipasi Virus Corona, Asperindo Awasi Kiriman Kargo

Penyebaran virus Corona, menurut pemerintah, dapat disebarkan melalui barang-barang kiriman kargo.
Petugas melakukan bongkar muat barang di Terminal Kargo Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Senin (25/2/2019)./Bisnis-Felix Jody Kinarwan
Petugas melakukan bongkar muat barang di Terminal Kargo Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Senin (25/2/2019)./Bisnis-Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA - Pengusaha jasa pengiriman ekspres mengantisipasi kemungkinan penyebaran virus Corona (Covid-19) melalui pengiriman barang seiring berkembangnya penyebaran virus tersebut yang sudah menjangkiti 27 negara.

Ketua DPP Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres, Pos dan Logistik Indonesia (Asperindo) Mohamad Feriadi mengatakan virus Corona sekarang sudah menjadi momok dunia yang kemudian penyebarannya menurut pemerintah dapat disebarkan melalui barang-barang kiriman kargo.

"Kalau kita sebagai pelaku dan asosiasi tentu harus menyesuaikan dengan aturan instansi terkait, baik JNE maupun anggota Asperindo yang lain pasti akan mendengar aturan ketentuan pemerintah," jelasnya saat dihubungi Bisnis.com, Rabu (19/2/2020).

Feriadi menegaskan Asperindo memiliki tanggung jawab moral terhadap masyarakat dan pemangku kepentingan, tidak hanya terkait penyebaran virus tapi narkoba dan pengiriman barang terlarang lainnya.

Lebih lanjut, dia mengatakan ketika barang yang sudah dilarang diimpor dari China yakni hewan hidup tentu tidak akan diangkut ke Indonesia. Artinya, kiriman paket domestik pun tidak akan terganggu dengan hal tersebut.

"Kalau itu dari sana [China] barang sudah tidak keluar, jadi otomatis tidak ada yang masuk juga kalau tidak ada yang keluar dari sana," imbuhnya.

Dari sisi dampak terhadap bisnis, pihaknya tidak melihat dampak berarti terutama bagi pelaku pengiriman ekspress yang bermain dalam pengiriman domestik. Namun, pagi perusahaan yang berbisnis cross border terutama dengan China pasti terpengaruh.

Menurutnya, di Asperindo banyak pemain jasa kurir domestik dan dalam kota sehingga tidak berdampak langsung terhadap aktivitas bisnis. "Kalau perusahaan-perusahaan untuk dari China akan berpengaruh, secara volume bisa pastikan terjadi penurunan tapi ya logika saja kalau impor ekspor dari sana ditutup pastinya tidak ada yang dikirim," jelasnya.

Sebelumnya, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mengimbau penyelenggara pos mengantisipasi penyebaran virus Corona melalui barang kiriman pos.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper