Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Biaya Pembebasan Lahan Infrastruktur Diharapkan Langsung Dibayar LMAN

Untuk mempercepat pembangunan proyek PSN, biaya pembebasan lahan diharapkan bisa langsung dibayarkan oleh LMAN.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 11 Februari 2020  |  20:42 WIB
Truk melintas di area proyek konstruksi Kereta Cepat Jakarta-Bandung di Kawasan perkebunan Walini Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Jumat (17 - 3).Antara/Novrian Arbi
Truk melintas di area proyek konstruksi Kereta Cepat Jakarta-Bandung di Kawasan perkebunan Walini Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Jumat (17 - 3).Antara/Novrian Arbi

Bisnis.com, JAKARTA – PT Jasa Marga (Persero) Tbk. berharap pendanaan untuk pengadaan lahan Proyek Strategis Nasional sebisa mungkin tidak menerapkan skema dana talangan. 

Badan usaha berharap agar ganti rugi lahan terdampak PSN bisa dilakukan langsung oleh Pemerintah melalui Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) sehingga konstruksi berjalan lebih cepat dan lancar.

Corporate Secretary PT Jasa Marga (Persero) Agus Setiawan mengungkapkan selama ini pembebasan lahan masih menggunakan dana talangan yang nantinya akan dibayarkan oleh pemerintah.

Namun, pihaknya berharap ke depan dapat langsung dilakukan di awal.  "[Jasa Marga] sedang mengupayakan dan sedang berkomunikasi dengan LMAN, agar pembebasan lahan Japek Selatan bisa langsung, kalau bisa, itu bagus banget,” ujarnya kepada Bisnis baru-baru ini.

Dia menyatakan saat ini yang lebih banyak terjadi, dari sisi penyediaan dana untuk pembebasan lahan pemerintah membutuhkan waktu lebih lama dibandingkan dengan badan usaha sehingga badan usaha bersepakat dengan pemerintah untuk memberikan dulu dana talangan.

"Karena badan usaha ini kalau dari sisi bisnis ini akan lebih cepat, misalnya perlu dana langsung disiapkan, kalau pemerintah yang menyiapkan itu perlu tahapan," katanya.

Sejauh ini, imbuhnya, dana yang ditalangi oleh badan usaha itu diganti oleh pemerintah melalui LMAN dan itu sudah berlangsung, jadi artinya memang dana talangan yang dikeluarkan oleh badan usaha sudah dilakukan sebagian pengembalian oleh LMAN.

"Kami juga sedang mendorong agar LMAN bisa langsung memberikan pembayaran biaya untuk pembebasan lahan secara langsung artinya tidak perlu ditalangin sehingga badan usaha tidak perlu emlakukan dana talangan," katanya.

Senada, SEVP Sekretaris Perusahaan PT Hutama Karya (Persero) Muhammad Fauzan mengatakan sejauh ini proyek jalan tol miliknya masih gunakan dana talangan.

Menurutnya, opsi pembayaran langsung oleh LMAN masih belum ada pembahasan lebih lanjut sehingga proses pembebasan lahan masih didominasi dana talangan.

Proses pembayaran ganti rugi lahan kepada masyarakat yang terdampak proyek strategis nasional oleh LMAN dinilai akan lebih fleksibel dengan terbentuknya dana jangka panjang.

Sebelumnya, Direktur Utama LMAN Rahayu Puspasari mengatakan bahwa pendanaan pengadaan tanah bisa dilakukan melalui dua mekanisme. Pertama, pembayaran ganti kerugian mekanisme langsung yakni dana ganti rugi yang diberikan LMAN langsung kepada pihak yang berhak.

"Kemudian, pembayaran ganti rugi tanah PSN dilakukan melalui Badan Usaha Jalan Tol [BUJT] melalui mekanisme dana talangan," katanya.

Saat ini, sambungnya, pembayaran dana talangan memang lebih banyak dilakukan. Namun, untuk ruas tol Semarang-Demak, pembayaran uang ganti rugi kepada masyarakat terdampak proyek jalan tol itu dilakukan dengan mekanisme pembayaran langsung.

Rahayu menjelaskan bahwa upaya pembentukan dana jangka panjang dilakukan untuk memperbaiki tata kelola dalam pendanaan tanah untuk proyek strategis nasional (PSN) guna meningkatkan fleksibilitas.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

infrastruktur pembebasan lahan LMAN
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top