Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Menteri Budi dan Menteri Basuki Sepakat Berantas ODOL

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Menteri PUPR sepakat untuk segera memberantas praktik over dimension over load (ODOL).
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 28 Januari 2020  |  17:56 WIB
Menteri Budi dan Menteri Basuki Sepakat Berantas ODOL
Truk sarat muatan melintasi jalur lintas Sumatra Timur di Kayu Agung, Ogan Komering Ilir, Jumat (3/5/2019). - Bisnis/Tim Jelajah Infrastruktur Sumatra 2019/Abdullah Azzam
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Perhubungan dan Kementerian PUPR berkomitmen untuk menindak tegas pelanggaran angkutan barang obesitas atau over dimension over load (ODOL).

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menuturkan jalan rusak akibat dari tindakan truk ODOL, sehingga pelaksanaannya harus dipercepat.

"Memang ada sanggahan Menperin, kami akan tetapkan waktunya di waktu tertentu. Ada jalan didedikasikan bebas ODOL, misal Karawang--Bandung tidak boleh, yang ODOL cari jalan lain," jelasnya, Selasa (28/1/2020).

Selain itu, di wilayah provinsi lainnya akan ditekan pengguna truk ODOL agar tidak bergerak sewenang-wenang.

Dia mengaku mendapatkan mandat dari Komisi V DPR untuk menegakkan hukum kepada para pelanggar ketentuan ukuran angkutan barang tersebut.

"ODOL itu merusak jalan, mengurangi kecepatan, dan menganggu ekonomi daerah. Tak hanya dari Jakarta, dari Riau, Jambi, dan Sumatera Selatan diberi catatan," paparnya.

Dia bersama dengan Kementerian PUPR dan Kemenperin akan memformulasikan langkah-langkah yang dilakukan. Praktik ODOL harus diakhiri dengan waktu lebih singkat.

Senada, Menteri PUPR Basuki Hadimuldjono mengatakan ingin segera mengentaskan angkutan barang yang obesitas.

"ODOL akan kami rapatkan dengan Menhub dan Menperin untuk ditetapkan maunya bagaimana. Kami ingin segera dilaksanakan karena keuntungan adanya ODOL hanya dinikmati beberapa pihak, tapi kalau jalan rusak yang rugi banyak," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kemenhub Truk ODOL
Editor : Rio Sandy Pradana
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top