Begini Cara Mencegah Longsor dan Banjir di Jalan Tol

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memulai penghijauan dengan menanam 3.000 bibit pohon di jalan tol Bogor-Ciawi-Sukabumi. Upaya ini merupakan bagian dari pengelolaan jalan tol berkelanjutan.
Rivki Maulana
Rivki Maulana - Bisnis.com 17 Januari 2020  |  16:38 WIB
Begini Cara Mencegah Longsor dan Banjir di Jalan Tol
Kendaraan terpaksa menerobos genangan air ruas tol Serpong-Bintaro, Tangerang Selatan, Rabu (1/1).Hujan yang terus mengguyur sepanjang malam itu menyebabkan terjadi banjir di beberapa wilayah tersebut. - Bisnis/Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memulai penghijauan dengan menanam 3.000 bibit pohon di jalan tol Bogor-Ciawi-Sukabumi. Upaya ini merupakan bagian dari pengelolaan jalan tol berkelanjutan.

Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR Sugiyartanto mengatakan penanaman bibit pohon dilakukan bersama Korlantas Polri di area interchange Gerbang Tol (GT) Ciawi Selatan. Dia menambahkan, penghijauan di jalan tol sudah harus dimulai saat konstruksi proyek rampung.

“Tanpa ada instruksi sekalipun kita tetap harus melakukan tindakan pemeliharaan lereng jalan, pengijauan area jalannya, pengamanan badan jalan, termasuk yang berada di tengah kota dan di pinggir kota,” ujarnya melalui siaran pers, Jumat (17/10/2020).

Menurut Sugiyartanto, beberapa jenis tanaman yang ditanam dapat menyesuaikan sekaligus mengamankan lereng di sekitar ruas jalan tol. Walhasil, keberadaan tanaman dapat menghindarkan resiko longsor. 

Selain itu, tanaman juga akan membantu penyerapan air sehingga mendukung fungsi drainase.

Dia berharap dalam beberapa tahun ke depan, bibit flora yang ditanam bisa bertumbuh dan memberikan manfaat besar sesuai fungsinya. Untuk itu, upaya penghijauan akan terus dilakukan di beberapa titik jalan tol.

Kepala Korps Lalu Lintas Polri, Irjen Pol. Istiono menambahkan, kegiatan penanaman pohon merupakan bagian dari kebijakan Polri untuk peduli terhadap lingkungan. "Kita sama-sama membenahi sekitar ruas jalan kita, baik yang rawan banjir dan longsor sehingga ini merupakan bagian respons cepat dalam mengantisipasi bencana,” katanya.

Istiono menyebut pepohonan bisa menguatkan struktur tanah dan menyerap udara kotor dan beracun yang timbul dari emisi buang kendaraan. Dia menjelaskan pepohonan bisa menyerap 25% udara beracun sehingga kualitas udara di sekitar jalan tol meningkat.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
banjir, jalan tol

Editor : Lucky Leonard
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top