Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Harga LPG Naik, Jokowi Sebutkan Belum Ada Angka

Presiden Joko Widodo menyatakan belum ada kepastian angka terkait rencana pemberlakuan subsidi tertutup gas minyak cair atau LPG 3 kilogram.
Amanda Kusumawardhani
Amanda Kusumawardhani - Bisnis.com 17 Januari 2020  |  16:59 WIB
Pekerja membongkar tabung gas LPG 3kg di salah satu agen penjualan, di Jakarta, Selasa (2/7/2019). - Bisnis/Endang Muchtar
Pekerja membongkar tabung gas LPG 3kg di salah satu agen penjualan, di Jakarta, Selasa (2/7/2019). - Bisnis/Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo menyatakan belum ada kepastian angka terkait rencana pemberlakuan subsidi tertutup gas minyak cair atau LPG 3 kilogram.

“Belum. Itu harus lewat rapat terbatas [kenaikannya]. Belum, belum sampai di ratas [rapat terbatas]. Nanti kalau sudah di ratas akan disampaikan angka-angka, baru saya memutuskan,” jelasnya di Istana Merdeka, Jumat (17/1/2020).

Sebelumnya, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berencana memberlakukan subsidi tertutup LPG 3 kilogram langsung ke masyarakat pada paruh kedua 2020.

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Djoko Siswanto mengatakan jika diterapkan selama setahun penuh, subsidi LPG diperkirakan bisa berkurang hingga 30 persen.

Untuk tahap awal, nilai subsidi dapat terpangkas sekitar 15 persen dengan implementasi yang rencananya baru dimulai pada semester II/2020.

“Kami sedang lakukan persiapan bagaimana berikan subsidi langsung ke masyarakat, terus [rencananya] dilaksanakan mulai tahun ini, mudah-mudahan tengah tahun [Juli] dilaksanakan,” tuturnya dalam paparan kinerja Ditjen Migas 2019 dan Rencana 2020, Selasa (14/1/2020).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi lpg 3 kg
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top