Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Menhub Sambut Perluasan Kerja Sama Transportasi dengan Swedia

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyambut baik keinginan Swedia untuk memperluas kerja sama di bidang transportasi dengan Indonesia.
Sri Mas Sari
Sri Mas Sari - Bisnis.com 15 Januari 2020  |  02:54 WIB
Menhub Budi Karya Sumadi menjawab pertanyaan wartawan usai meninjau kesiapan Bandara Soekarno-Hatta dalam menghadapi masa angkutan Natal dan Tahun Baru, Minggu (22/12/2019). - Bisnis/Rio Sandy Pradana
Menhub Budi Karya Sumadi menjawab pertanyaan wartawan usai meninjau kesiapan Bandara Soekarno-Hatta dalam menghadapi masa angkutan Natal dan Tahun Baru, Minggu (22/12/2019). - Bisnis/Rio Sandy Pradana
Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyambut baik keinginan Swedia untuk memperluas kerja sama di bidang transportasi dengan Indonesia.
 
Dia mengapresiasi inisiatif mengundang investasi asing ke Indonesia di tengah pembangunan infrastruktur transportasi darat, laut, dan udara, yang dikejar pemerintah. 
 
“Kami menyambut baik keinginan Swedia untuk berpartisipasi pada pembangunan transportasi kereta api dan kerja sama dengan Swedia akan ditingkatkan” ujarnya seperti dikutip siaran pers KBRI Stockholm, Selasa (14/1/2020). 
 
Dalam audiensi dengan Dubes RI untuk Swedia merangkap Latvia Bagas Hapsoro di kantor Kementerian Perhubungan, Budi memaparkan MRT Jakarta akan terus dikembangkan dan menjadi tulang punggung transportasi Ibukota. 
 
Kereta api juga dikembangkan di luar Jawa, seperti Sumatra Selatan. Pembangunan rel ganda menjadi prioritas di Sumsel. 
 
Menhub mengundang Swedia menjadi investor dan mitra Indonesia tidak hanya dalam pendanaan, tetapi juga terlibat sebagai operator dan pengelola transportasi mengingat pola ini menghasilkan return yang menjanjikan. 
 
Dia mengatakan pola kerja sama pengadaan infrastruktur dengan skema public-private partnership (PPP) menjadi opsi yang dilakukan Indonesia dengan beberapa negara. Dia berharap skema itu juga dapat ditempuh dengan Swedia.
 
Dubes Bagas menyampaikan perkembangan kerja sama bilateral kedua negara yang sudah berjalan, khususnya dalam hal smart and green transportation di Jakarta. Kerja sama itu dilakukan oleh PT Trans Jakarta dengan Scania dan Volvo untuk pengadaan bus listrik dengan energi terbarukan. 
 
“Swedia ingin meningkatkan kerja sama lebih luas dengan terlibat pada pendanaan dan alih teknologi kereta api dan MRT di Indonesia serta sektor perhubungan lainnya,” ujarnya.
 
Bagas juga menyampaikan keinginan Swedia mengundang Menhub menjadi pembicara pada The Third Global Ministerial Conference on Road Safety pada 19-20 Februari 2020 di Stockholm. Menhub diharapkan dapat memaparkan tantangan dan peluang pembangunan sistem transportasi di Indonesia sekaligus kesempatan bagi investor asing untuk menanamkan modal di Indonesia. 
 
Indonesia dan Swedia telah menandatangani Letter of Intent tentang kerja sama sektor transportasi pada 2016. Minat itu perlu diintensifkan dengan kerja sama yang lebih konkret guna memanfaatkan peluang dalam hal alih teknologi dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta mendorong investasi Swedia ke Indonesia. 
 
Swedia adalah negara dengan peringkat inovasi kedua terbaik di dunia dan pertama di Eropa dengan teknologi ramah lingkungan menuju zero emission (bebas emisi) dan sustainable energy (energi terbarukan). Swedia dikenal memiliki transportasi yang terintegrasi, efisien, nyaman, dan ramah lingkungan.
 
Kedubes Swedia di Jakarta telah menyampaikan berita bahwa menteri dan Perdana Menteri Swedia serta delegasi bisnisnya berencana mengunjungi Indonesia, masing-masing pada Maret dan Juni 2020.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

transportasi Jakarta
Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top