Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bisnis Properti pada Tahun Tikus Logam, Ini Kata Pakar Feng Shui

Karena tahun tikus logam adalah tahun yang fluktuatif, tahun ini pemain di bidang properti harus berhati-hati dan berstrategi.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 14 Januari 2020  |  14:51 WIB
Feng Shui - brightlife/usa.com
Feng Shui - brightlife/usa.com

Bisnis.com, JAKARTA — Ketika memasuki tahun tikus logam, kinerja industri properti diperkirakan membaik dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Nah, ini dia yang perlu diperhatikan pemain properti pada tahun tikus logam menurut arsitek dan ahli feng shui Jenie Kumala Dewi.

  1. Bagaimana potensi industri properti pada tahun tikus logam? Apakah akan ada perbaikan setelah pada tahun sebelumnya stagnan?

Properti padai tahun tikus logam berpeluang netral tidak terlalu buruk, tetapi belum terlalu maksimal. Namun, secara umum akan lebih baik daripada tahun babi tanah 2019 yang berpeluang melambat dan tidak dinamis.

Karena tahun tikus logam adalah tahun yang fluktuatif, tahun ini pemain di bidang properti harus berhati-hati dan berstrategi jangan sampai terjadi kelebihan ide, kelebihan sumber, atau kelebihan stok rumah. Pada Intinya semua harus diperhitungkan dengan baik dan lancer. Jangan sampai bermasalah! Jangan terlalu percaya diri dan jangan terlalu pesimis bagi industri property!

  1. Jenis properti apa yang paling potensial tahun ini?

Tahun ini adalah tahun tikus logam yang artinya semua lebih mengarah pada hal yang sifatnya logam atau kecanggihan sistem bangunan, sistem kawasan, dan harus lebih mendukung kaum muda milenial yang sangat menggunakan teknologi karena mereka lebih suka pada hal yang sifatnya praktis, simpel, canggih, dan hemat (karena tahun tikus).

Jenis properti yang mengarah ke hipsturbia amenity sangat baik karena penghuni merupakan komunitas yang hidup, bisa bekerja, bermain, dan kehidupan aktif, tidak monoton.

  1. Upaya apa yang bisa dilakukan pelaku industri properti agar bisa makin gemilang tahun ini?

Bidang properti sebaiknya mempertimbangkan aspek logam dan kayu. Logam artinya harus memperhatikan kecanggihan sistem dan teknologi dalam setiap aspek kehidupan, selain itu juga harus kreatif dan inovatif dalam segala hal, bisa bekerja sama dengan organisasi kreatif, seni, desain, atau komunitas kreatif yang bisa menciptakan suasana baru.

  1. Dari segi lokasi, di mana saja yang potensi keuntungannya besar untuk pengembangan properti?

Pada dasarnya semua lokasi berpotensi sama, tetapi secara feng shui sebenarnya bintang bergerak ke timur dan selatan. Jadi, seharusnya lokasi di bagian timur suatu area atau selatan bisa di ekspresikan dan dimaksimalkan pengembangannya.

  1. Adakah tips khusus bagi investor properti untuk berinvestasi tahun ini?

Jangan terburu-buru melangkah! Berpikir panjang, penuh strategi, dan analisis terutama analisis keuangan, serta kebutuhan seefektif dan seefisien mungkin. Harus cerdas, berstrategi, optimistis, tapi hati-hati tidak terburu-buru melangkah dan tidak terbawa arus.

  1. Untuk interior ruangan, apa saja yang perlu diperhatikan dan bakal jadi tren pada tahun tikus logam?

Hadirkan unsur kreativitas dalam rumah atau bisa menciptakan ruang hobi dan ruang ekspresi supaya bisa menjadi penyeimbang dalam diri yang berpeluang stres dan banyak beban.

  1. Ketika melihat tren rumah/kantor dengan ukuran compact, bagaimana menyiasatinya agar tetap terasa nyaman?

Ciptakan dekorasi yang unik dan sesuai dengan selera dan suasana hati penghuni, boleh juga membuat sedikit bagian sebagai pojok ekspresi hobi atau ekspresi diri, bisa berisi alat musik atau alat lainnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tahun baru feng shui
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top