Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Proyek Pengembangan Terminal Bandara Silangit Rampung Januari 2020

PT Angkasa Pura II (Persero) optimistis pengerjaan proyek pengembangan gedung terminal Bandara Silangit di Siborong-borong bisa rampung pada Januari 2020.
Rio Sandy Pradana
Rio Sandy Pradana - Bisnis.com 08 Desember 2019  |  10:17 WIB
Bandara Silangit di Siborong-borong Tapanuli Utara - Youtube
Bandara Silangit di Siborong-borong Tapanuli Utara - Youtube

Bisnis.com, JAKARTA--PT Angkasa Pura II (Persero) optimistis pengerjaan proyek pengembangan gedung terminal Bandara Silangit di Siborong-borong bisa rampung pada Januari 2020.

Direktur Utama AP II Muhammad Awaluddin mengatakan sejak beberapa tahun terakhir fokus dalam melakukan pengembangan secara berkelanjutan di Bandara Silangit. Hal tersebut seiring keputusan pemerintah menetapkan kawasan Danau Toba di Sumatera Utara sebagai salah satu dari lima destinasi super prioritas.

"Pengembangan yang sedang dilakukan sejak awal 2019 adalah pembangunan atau perluasan terminal agar memiliki kapasitas 750.000 penumpang per tahun. Pekerjaan ini ditargetkan tuntas pada Januari tahun depan," kata Awaluddin, Minggu (8/12/2019).

Dia menambahkan pengembangan yang sudah dilakukan adalah modernisasi dan revitalisasi terminal menjadi berkapasitas 500.000 penumpang per tahun. Selain itu, peningkatan kapasitas runway agar bisa melayani penerbangan pesawat narrow body seperti Boeing 737 dan sejenis. 

Menurutnya, pengembangan kapasitas terminal diperlukan untuk mengantisipasi pertumbuhan penumpang supaya standar pelayanan dapat terjaga dan semakin meningkat. Di sisi lain, pengembangan juga dilakukan pada sisi udara (air side) berupa apron yang bisa menampung lima unit pesawat berlorong tunggal (single aisle).

Pertumbuhan jumlah penumpang di Bandara Silangit cukup signifikan sejak dibuka untuk penerbangan langsung dari dan ke Jakarta. Berdasarkan data AP II, pada 2016 jumlah penumpang tercatat 155.214 orang, pada 2017 menjadi 282.586 orang, dan pada 2018 sebanyak 425.476 orang.

Pihaknya berpendapat peningkatan penumpang berbanding lurus dengan terkenalnya Danau Toba sebagai destinasi utama di Indonesia. Bandara Silangit menjadi gerbang utama menuju destinasi tersebut. 

Awaluddin juga telah menyiapkan infrastruktur digital berupa Airport Digital Journey Experience melalui mesin self check-in, E-kiosk, digital banner, digital feedback, digital feedback, flight information display system (FIDS), serta informasi dan layanan di aplikasi Indonesia Airports yang dapat diakses langsung dari smartphone. Penumpang juga bisa menemukan Millennial Corner sebagai tempat bersantai dan berkumpul di bandara.

“Airport Digital Journey Experience sudah menjadi standar layanan di seluruh bandara kami, termasuk di Silangit, untuk mengakomodir kebutuhan traveler yang saat ini lebih banyak berasal dari kalangan millennial,” ujarnya.

Awaluddin menuturkan Bandara Silangit melayani sejumlah penerbangan rute domestik dan internasional. Rute-rute yang dilayani adalah dari dan ke Jakarta, Kualanamu, Gunung Sitoli, Subang (Malaysia), dan Kuala Lumpur (Malaysia).

Bandara Silangit adalah bandara terdekat dengan kawasan Danau Toba, jarak keduanya dapat ditempuh dengan waktu berkisar 30 menit hingga 1 jam menggunakan kendaraan bermotor

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bandara
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top