Resmi Jadi Rektor UI, Ari Kuncoro Singgung Modal Sosial

Rektor Universitas Indonesia (UI) resmi berganti. Saat ini, pejabat Rektor UI baru adalah Ari Kuncoro.
Lalu Rahadian
Lalu Rahadian - Bisnis.com 04 Desember 2019  |  11:12 WIB
Resmi Jadi Rektor UI, Ari Kuncoro Singgung Modal Sosial
Pengamat Ekonomi dari Universitas Gajah Mada Tony Prasetiantono (dari kanan) bersama Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia Ari Kuncoro dan Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro menjadi pembicara pada Outlook Pembangunan Indonesia 2018 : Tantangan di Tahun Politik, di Jakarta, Senin (18/12). - JIBI/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA – Rektor Universitas Indonesia (UI) resmi berganti. Saat ini, pejabat Rektor UI baru adalah Ari Kuncoro.

Pelantikan Ari sebagai Rektor baru UI dilakukan di Balai Purnomo Kampus Depok, Rabu (4/12). Ari menjadi Rektor UI menggantikan Muhammad Anis.

Dalam pidato awalnya sebagai Rektor UI, Ari menekankan pentingnya pembangunan modal sosial (social capital) dilakukan agar Indonesia bisa berdaya saing dan resisten terhadap segala perubahan yang terjadi. Ari mencontohkan kuatnya daya saing dan resistensi negara-negara di Asia Timur selama ini.

Menurutnya, negara-negara di Asia Timur tetap bertahan dan saat ini berkembang sebagai entitas utama perekonomian dunia karena memiliki modal sosial kuat. Padahal, di negara-negara kawasan itu kerap terjadi pergantian dinasti, penjajahan, serta perang saudara.

"Apa itu social capital? Sebenarnya kumpulan dari network, jejaring dari manusia. Jadi ujung-ujungnya manusia. Jadi apapun juga bentuk kebijakannya harus memperhatikan akar budaya manusia yang akan melakukan dan terkena kebijakan itu," kata Ari.

Pengangkatan Ari dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Majelis Wali Amanat (MWA) Nomor 020/SK/MWA-UI/2019. Sebelum menjabat sebagai Rektor UI, Ari dikenal sebagai Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis.

Ari terpilih sebagai Rektor UI setelah melalui tahapan seleksi sepanjang Mei-September 2019. Komisaris Utama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. ini mengalahkan dua kandidat lain yakni Abd Haris dan Budi Wiweko.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
universitas indonesia

Editor : Hendri Tri Widi Asworo
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top