Punya Bus Premium, PO SAN Yakin Bisnis Tahun Depan Moncer

Untuk mewujudkan target pertumbuhan bisnis sebesar itu, PO SAN rela menggelontorkan investasi hingga kisaran Rp16 miliar untuk peremajaan armada premium maupun peluncuran layanan aplikasi pemesanan tiket secara online bernama Buzzit.
Puput Ady Sukarno
Puput Ady Sukarno - Bisnis.com 03 Desember 2019  |  11:45 WIB
Punya Bus Premium, PO SAN Yakin Bisnis Tahun Depan Moncer
Armada baru PO SAN. BISNIS - Puput Ady Sukarno

Bisnis.com, BENGKULU - PT SAN Putra Sejahtera atau Perusahaan Otobus Siliwangi Antar Nusa (PO. SAN) menargetkan pertumbuhan bisnis perseroan pada 2020 bisa mencapai sekitar 25 persen seiring dengan sejumlah upaya peningkatan layanan yang dilakukan perseroan.

Untuk mewujudkan target pertumbuhan bisnis sebesar itu, PO SAN rela menggelontorkan investasi hingga kisaran Rp16 miliar untuk peremajaan armada premium maupun peluncuran layanan aplikasi pemesanan tiket secara online bernama Buzzit.

"Pertumbuhannya kami yakin minimal bisa diangka 20 persen. Tapi kalau target kita 25 persen," tutur Direktur Utama PT SAN Putra Sejahtera Kurnia Lesani Adnan di Bengkulu, Minggu (1/12/2019).

Dia sangat optimistis target tersebut dapat tercapai dengan baik seiring dengan peningkatan layanan yang dilakukan serta ditunjang semakin masifnya pembangunan infrastruktur oleh pemerintah, terutama jalan tol lintas Jawa dan Sumatra yang semakin tersambung antar daerah.

Sani - sapaan akrab Kurnia Lesani Adnan - menerangkan bahwa guna meningkatkan pelayanan yang makin maksimal kepada para pelanggan setianya, PO. SAN rela menggelontorkan investasi hingga sekitar Rp16 miliar. 

Investasi sebesar itu untuk peremajaan bus dan membangun aplikasi online ticketing. Khusus untuk peremajaan bus, PO SAN mendatangkan 7 bus premium yang terdiri atas empat unit Mercedes Benz OC 500RF 2542 dan tiga unit Mercedes Benz O500RS 1836, dengan karoseri Laksana, seharga total sekitar Rp15 miliar. 

Untuk Rp1 miliar sisanya digunakan pengembangan aplikasi pemesanan tiket secara online milik PO SAN bernama Buzzit.

"Kalau untuk pengembangan aplikasi pemesanan tiket secara online ya hampir sekitar Rp1 miliar. Ini untuk peningkatan pelayanan kepada masyarakat, karena saat ini era digital," ujarnya.

Sebanyak 7 bus premium yang dioperasikan oleh PO SAN tersebut, paparnya, dipakai mengganti armada sebelumnya dan bukan untuk melayani trayek baru, meskipun dalam waktu depan pihaknya bakal membuka rute rute baru namun belum bisa disampaikan saat ini.

Bus baru tersebut menggunakan chassis premium dengan engine horse power dan torsi besar, dilengkapi dengan fitur air suspension, brake retarder, ABS, EBS, ESP, cuise control, transmisi automatic, serta fitur-fitur yang melekat pada bus mewah.

Menurutnya, semua fasilitas kelebihan itu dihadirkan guna menunjang keselamatan, keamanan dan kenyamanan penumpang bus PO. SAN selama di perjalanan. 

Melalui aplikasi pemesan tiket Buzzit, pelanggan bisa dengan mudah membeli tiket hanya dari gawai, di mana saja, kapan saja dan langsung memilih tempat duduk yang diinginkan sesuai titik naik (boarding point) dan titik turun (drop point).

"Dan kami menjamin tempat duduk tidak akan berubah seperti saat awal naik bus hingga turun dari bus di tempat tujuan," tegasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bus akap

Editor : Hendra Wibawa
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top