Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Mengapa Pengembang Lebih Memilih Perusahaan Teknologi Asing?

Beberapa pengembang seperti Lippo Karawaci dan Sinar Mas Land telah menjalin kerja sama dengan perusahaan asing.
Fitri Sartina Dewi
Fitri Sartina Dewi - Bisnis.com 02 Desember 2019  |  20:29 WIB
Chief Executive Officer Lippo Karawaci John Riady (kanan) danHead Of Global Business Strategy SoftBank Hidebumi Kitahara (kiri) saat MoU Signing di Jakarta (28/11/2019). - Bisnis/Pandu Gumilar
Chief Executive Officer Lippo Karawaci John Riady (kanan) danHead Of Global Business Strategy SoftBank Hidebumi Kitahara (kiri) saat MoU Signing di Jakarta (28/11/2019). - Bisnis/Pandu Gumilar

Bisnis.com, JAKARTA — Beberapa pengembang properti memilih untuk menjalin kerja sama dengan perusahaan teknologi asing untuk mewujudkan pembangunan kota pintar.

Beberapa pengembang yang telah menjalin kerja sama dengan perusahaan asing antara lain adalah Lippo Karawaci dengan Softbank Corp. melalui proyek Lippo Village Karawaci dan Sinar Mas Land dengan Microsoft dengan proyek Digital Hub di BSD City, Tangerang Selatan.

Sebenarnya apa yang membuat para pengembang lebih mempercayakan penerapan teknologi pada kawasan kota pintar yang dikembangkannya kepada mitra asing?

Senior Director Leads Property Darsono Tan mengatakan para pengembang memilih bekerja sama dengan perusahaan asing karena mereka mengharapkan merek yang sudah kuat dan ternama yang dimiliki perusahaan asing tersebut untuk membuat produk properti yang dipasarkan laris manis.

“Sebenarnya kerja sama yang dijalin itu adalah pengembang membeli perangkat lunak dari brand tersebut dan memakainya di perumahan yang mereka bangun. Jadi, kerja sama yang terjalin lebih banyak yang hanya untuk memakai produk brand perusahaan asing, tersebut” kata Darsono kepada Bisnis, Senin (2/12/2019).

Lebih lanjut, Darsono mengungkapkan bahwa kerja sama yang dijalin dengan perusahaan teknologi asing ternama dilakukan sebagai salah satu strategi pemasaran untuk menggarap segmen pasar milenial yang melek teknologi.

“Untuk konsep smart city ini target market-nya jelas yaitu generasi milenial. Oleh sebab itu, pengembang membuat sebuah kawasan berbasis teknologi yang dipadukan dengan brand-brand yang sudah ternama,” ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

teknologi microsoft softbank
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top