Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Antisipasi Lonjakan Penumpang saat Natal, Garuda Siagakan 139 Pesawat

Garuda secara intensif berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan layanan kebandarudaraan untuk memastikan kelancaran operasional angkutan Natal dan Tahun Baru 2020.
Rio Sandy Pradana
Rio Sandy Pradana - Bisnis.com 27 November 2019  |  06:00 WIB
 Direktur Niaga Garuda Indonesia Pikri Ilham Kurniansyah memaparkan persiapan maskapai dalam masa angkutan Nataru 2020 di Gedung Kementerian BUMN, Selasa (26/11/2019). BISNIS - Rio Sandy Pradana
Direktur Niaga Garuda Indonesia Pikri Ilham Kurniansyah memaparkan persiapan maskapai dalam masa angkutan Nataru 2020 di Gedung Kementerian BUMN, Selasa (26/11/2019). BISNIS - Rio Sandy Pradana

Bisnis.com, JAKARTA - Maskapai Garuda Indonesia mengoperasikan 139 unit pesawat selama masa angkutan Natal dan Tahun Baru 2019/2020 dengan 25 persen di antaranya merupakan kategori lorong ganda atau twin aisle.

Direktur Niaga PT Garuda Indonesia Tbk. Pikri Ilham Kurniansyah menyatakan selain pesawat lorong ganda, maskapainya juga mengoperasikan sebanyak 104 unit pesawat berlorong tunggal atau single aisle. Adapun, 35 unit twin aisle atau wide body digunakan untuk melayani rute penerbangan dengan permintaan tinggi selama Natal dan Tahun Baru (Nataru).

"Kami lebih memilih menggunakan bigger aircraft daripada menambah penerbangan [extra flight]. Dari sisi biaya operasional lebih hemat," katanya, Selasa (26/11/2019).

Pikri menambahkan jenis pesawat wide body yang digunakan antara lain Boeing 777-300, Airbus 330-300 dan Airbus 330-200. Adapun, untuk pesawat narrow body yakni Boeing 737-800, CRJ1000 NexGen, dan ATR 72-600.

Dia menuturkan beberapa rute domestik yang dinilai akan menjadi favorit penumpang selama Nataru antara lain Denpasar, Surabaya, Labuan Bajo, Semarang, Yogyakarta, Mataram, dan Kupang. Untuk rute internasional adalah Singapura, Jepang, Korea Selatan, dan kawasan Eropa.

Pada masa Nataru kali ini, dia menyatakan Hong Kong keluar dari rute favorit karena adanya demo pro-demokrasi yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir.

Pikri juga memaksimalkan seluruh lini operasional dari berbagai unit kerja yang bertugas tetap stand by dan termonitor selama periode peak season. Adapun, posko operasional 24 jam juga telah dipersiapkan guna mendukung kelancaran layanan penerbangan.

Garuda telah secara intensif berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan layanan kebandarudaraan dalam memastikan kelancaran operasional.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

garuda indonesia Natal dan Tahun Baru
Editor : Hendra Wibawa
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top