PLN Mulai Pantau Sistem Kelistrikan Secara Realtime

PT PLN (Persero) mulai melakukan pemantauan secara langsung (realtime) kondisi kelistrikan di Indonesia lewat Pusat Pengelola Informasi dan Solusi (P2IS).
Ni Putu Eka Wiratmini
Ni Putu Eka Wiratmini - Bisnis.com 27 November 2019  |  14:42 WIB
PLN Mulai Pantau Sistem Kelistrikan Secara Realtime
Pengunjung menyaksikan tampilan data yang ditunjukkan pada Pusat Pengelola Informasi dan Solusi (P2IS) di kantor PT PLN (Persero), Rabu (27/11/2019). - Bisnis/Ni Putu Eka Wiratmini

Bisnis.com, JAKARTA - PT PLN (Persero) mulai melakukan pemantauan secara langsung (realtime) kondisi kelistrikan di Indonesia lewat Pusat Pengelola Informasi dan Solusi (P2IS).

Pemantauan tersebut dilakukan sebagai salah satu upaya untuk mempercepat sejumlah proyek kelistrikan yang sedang dikerjakan di Indonesia. Seperti yang diketahui, saat ini PLN sedang menggarap megaproyek 35.000 megawatt (MW) yang ditargetkan beroperasi secara penuh pada 2024.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PLN Sripeni Inten Cahyani mengakui perseroan mengelola data yang sangat besar dengan pengeluaran belanja modal (capital expenditure/capex) Rp100 triliun dan biaya operasional (operational expenditure/opex) mencapai Rp300 triliun.

Menurutnya, hingga saat ini, pemantauan kondisi kelistrikan secara realtime baru bisa dilakukan di sistem Jawa-Bali. Selanjutnya, pemantauan tersebut akan dilakukan bertahap di sistem kelistrikan lainnya, yakni Sumatra, Kalimantan, Nusa Tenggara, hingga Maluku dan Papua.

Pemantauan secara realtime ini juga akan menunjang upaya peningkatan layanan apabila terjadi kendala pada sistem kelistrikan.

"Luar biasa besar [proyek PLN], dan kami untuk mengetahui project mana saja yang terlambat dan menjadikan kita aware untuk mempercepat proses dan melihat kendala," kata Sripeni, Rabu (27/11/2019).

Adapun data yang ditampilkan di P2IS meliputi progress masing-masing proyek seperti pembangkit, gardu, transmisi, dan distribusi. Selain itu, ditampilkan juga mengenai letak atau posisi masing-masing aset PLN dan kondisinya. 

P2IS juga menampilkan data rasio elektrifikasi, bauran energi, penjualan listrik PLN, tarif listrik, hingga kinerja keuangan.

Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Energi, Industri Strategis, dan Media Kementerian BUMN Hari Purnomo mengharapkan pengawasan sistem kelistrikan secara realtime tersebut juga dapat meningkatkan transparansi dan akuntabilitas di tubuh PLN. Masalah-masalah yang mengganggu sistem kelistrikan juga diharapkan dapat dengan mudah diatasi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
PLN, listrik

Editor : Lucky Leonard
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top