Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Orias Jadi Dirut Inalum, Ini Harapan Menteri Erick Thohir

Orias Petrus Moedak telah sah menjadi Direktur Utama PT Inalum (Persero). Menteri BUMN Erick Thohir pun menaruh harapan besar.
Annisa Sulistyo Rini
Annisa Sulistyo Rini - Bisnis.com 25 November 2019  |  13:18 WIB
Penyerahan SK Menteri BUMN Erick Thohir yang diwakili Wakil Menteri Kartika Wirjoatmodjo kepada Direktur Utama PT Inalum (Persero) Orias Petrus Moedak, Senin (25/11/2019). - Istimewa
Penyerahan SK Menteri BUMN Erick Thohir yang diwakili Wakil Menteri Kartika Wirjoatmodjo kepada Direktur Utama PT Inalum (Persero) Orias Petrus Moedak, Senin (25/11/2019). - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Orias Petrus Moedak telah sah menjadi Direktur Utama PT Inalum (Persero). Menteri BUMN Erick Thohir pun menaruh harapan besar.

Sama seperti pengangkatan Direksi BUMN lainnya, Orias dipilih melalui TPA yang dipimpin Presiden Joko Widodo.

Erick mengatakan Budi telah meletakkan pondasi holding industri pertambangan dan membangun sinergi antar anggota holding dengan baik. Dia berharap Orias dapat melanjutkan tongkat estafet dan mengejar target-target yang harus dicapai.

"Khususnya terkait hilirisasi bahan tambang dan membangun perusahaan industri pertambangan kelas dunia,” katanya dalam keterangan resmi, Senin (25/11/2019).

Sebagai informasi, Orias Petrus Moedak lahir di Kupang, NTT, pada 26 Agustus 1967. Sebelumnya, Orias menjabat sebagai Wakil Direktur Utama PT Freeport Indonesia.

Orias bukan orang baru di lingkungan BUMN maupun Inalum karena sebelum menjabat di Freeport Indonesia, Orias merupakan Direktur Keuangan Inalum dan pernah juga menjabat sebagai Direktur Keuangan di Pelindo II.

“Pak Budi Sadikin adalah Wamen [BUMN] yang membina industri pertambangan sehingga saya yakin transisi akan berjalan mulus. Saya minta agar Pak Orias terus mempertahankan aspek good corporate governance (GCG) yang selama ini sudah baik," tambah Erick.

Saat ini, Inalum yang merupakan induk holding industri pertambangan sedang dalam proses akuisisi saham PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) yang memproduksi nikel, bahan tambang strategis yang dapat digunakan sebagai bahan baku industri baja maupun baterai untuk kendaraan listrik.

Holding industri pertambangan baru-baru ini telah bertransformasi menjadi Mining Industry Indonesia (MIND ID) dengan anggota PT Antam Tbk, PT Bukit Asam Tbk, PT Timah Tbk, dan PT Freeport Indonesia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

inalum erick thohir
Editor : Lucky Leonard
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top