Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Mendarat di Bandara Halim Akibat Cuaca Buruk, Ini Pernyataan Garuda

VP Corporate Secretary PT Garuda Indonesia Tbk. M. Ikhsan Rosan mengatakan pesawat harus mendarat di Bandara Halim pada pukul 11.50 karena cuaca kurang baik di Cengkareng.
Rio Sandy Pradana
Rio Sandy Pradana - Bisnis.com 22 November 2019  |  16:39 WIB
Pesawat Garuda Indonesia disambut siraman air menggunakan water cannon saat tiba di Bandara Blimbingsari, Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat (8/9). Maskapai penerbangan Garuda Indonesia resmi membuka rute baru dari Bandara Internasional Soekarno Hatta Jakarta ke Bandara Blimbingsari Banyuwangi. - ANTARA/Budi Candra Setya
Pesawat Garuda Indonesia disambut siraman air menggunakan water cannon saat tiba di Bandara Blimbingsari, Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat (8/9). Maskapai penerbangan Garuda Indonesia resmi membuka rute baru dari Bandara Internasional Soekarno Hatta Jakarta ke Bandara Blimbingsari Banyuwangi. - ANTARA/Budi Candra Setya

Bisnis.com, JAKARTA - Garuda Indonesia dilaporkan mengizinkan penumpang pesawat GA 271 rute Banyuwangi--Jakarta, yang seharusnya mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta Cengkareng, turun di Bandara Halim Perdanakusuma.

VP Corporate Secretary PT Garuda Indonesia Tbk. M. Ikhsan Rosan mengatakan pesawat harus mendarat di Bandara Halim pada pukul 11.50 karena cuaca kurang baik di Cengkareng. Adapun, sebagian penumpang telah diturunkan atas permintaan sendiri.

"Kami bersedia untuk mengakomodir permintaan tersebut setelah berkoordinasi dengan otoritas bandara setempat serta berkoordinasi dengan ground handling yang ada di Halim," kata Ikhsan, Jumat (22/11/2019).

Dia menambahkan Garuda tidak memiki rute penerbangan dari dan ke Halim dan tidak memiliki izin menurunkan penumpang di Halim. Selain itu, petugas jasa penunjang kebandarudaraan (groundhandling) di Halim dari pihak Garuda juga tidak ada, sehingga perlu waktu untuk berkoordinasi untuk mengakomodir permintaan penumpang.

Sesuai aturan penerbangan di domestik dan internasional, dia menegaskan Garuda diharuskan untuk menerbangkan penumpang dari bandara asal hingga bandara akhir tujuan. Namun, harus melihat situasi yang berkembang di lapangan, sehingga mengizinkan penumpang untuk turun di Halim.

Saat ini, imbuhnya, sebagian penumpang telah turun dari pesawat dan sebagian penumpang akan diterbangkan kembali ke Cengkareng setelah proses di Halim selesai. Dari total 94 penumpang, sebanyak 69 penumpang memutuskan turun di Halim, 25 penumpang melanjutkan perjalanan ke Cengkareng.

"Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami oleh penumpang bahwa pendaratan yang seharusnya di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Cengkareng terpaksa dialihkan ke Halim untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan perjalanan para penumpang," ujarnya.

Garuda juga membutuhkan waktu untuk berkoordinasi dengan otoritas dan groundhandling untuk penurunan penumpang karena Halim bukan last destination pesawat GA 271.

Sigit Pramono, mantan Direktur Bank BNI, menyatakan sempat tidak mendapatkan izin turun di Bandara Halim setelah pesawat Garuda nomor penerbangan GA271 rute Banyuwangi-Cengkareng. Pesawat mengalihkan pendaratan (divert) di  Bandara Halim karena cuaca buruk di Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng. 

Pesawat sempat mencoba mendarat di Cengkareng sebanyak dua kali tetapi gagal sehingga memindahkan pendaratan di Bandara Halim. Di Bandara Halim, Sigit menyatakan aneh karena penumpang tidak boleh turun dari pesawat. "Pilot mau terbang lagi ke Cengkareng, karena di HP [Bandara Halim] tidak ada petugas darat Garuda. Semua penumpang protes nggak mau terbang lagi karena sudah ketakutan," katanya dalam pesan singkatnya. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

garuda indonesia bandara halim perdanakusuma
Editor : Hendra Wibawa
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top